Danrem Resmikan Pospam Terpadu, Wujud Karya Satgas TMMD 110 di Wilayah Rawan Konflik

Danrem didampingi Dandim Bima meresmikan Pospam Terpadu. AKTUALITA.INFO , BIMA - Komandan Resort Militer (Danrem) 162/WB Brigadir Jenderal A...

Danrem didampingi Dandim Bima meresmikan Pospam Terpadu.

AKTUALITA.INFO, BIMA - Komandan Resort Militer (Danrem) 162/WB Brigadir Jenderal Ahmad Rizal Ramdani S.Sos, SH, M.Han, meresmikan Pos Pengamanan (Pospam) Terpadu di Desa Nontotera, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Rabu (31/3).

Dengan peresmian ini, Pospam Terpadu yang dibangun dari salah satu program kegiatan fisik TMMD ke-110 Wilayah Kodim 1608/Bima Tahun 2021, sudah mulai difungsikan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Pospam ini bukan milik prajurit saja, tetapi menjadi rumah bersama bagi masyarakat. Kalau ada keluhan terkait Kamtibmas, sampaikan ke pos ini," ujar Danrem usai peresmian Pospam. 

Dandim saat menjelaskan hasil yang dicapai dalam kegiatan
fisik dan non-fisik TMMD ke-110 di tiga desa Kecamatan Monta.

Danrem mengatakan, prajurit TNI akan selalu hadir di tengah masyarakat. Karena salah satu tugas TNI adalah menciptakan kemanan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. TNI selalu bersinergi dengan masyarakat untuk memajukan kehidupan, termasuk memajukan roda perekonomian. 

"Sehingga masyarakat dapat menjalaninya dengan rasa aman tanpa ada gangguan. Dengan begitu, masyarakat bisa mencapai kesejahteraan hidup," katanya. 

Danrem memastikan, Pospam Terpadu akan dijaga prajurit TNI dari Koramil Monta 1x24 jam. Selain itu, anggota Polri (Bhabinkamtibmas) juga akan turut serta.

"Pospam harus diisi dan stanby. Pospam ini bukan saja untuk kantor Babinsa, tapi Babhinkamtibmas juga. Masyarakat juga saya minta turut menjaga di Pospam ini," tuturnya. 

Danrem berharap, Pospam Terpadu bisa dikembangkan lagi jadi Koramil definitif. Sebab, lokasi dan bangunannya sangat mendukung. "Pospam ini bagus, tinggal dijaga dan dirawat," tandasnya. 

"Pospam ini adalah rumah bersama TNI-Polri dan masyarakat. Jadi, jangan menganggap milik TNI saja," tegasnya lagi. 

Danrem menyampaikan ucapan terimkasih tak terhingga pada masyarakat yang telah mendukung dan membantu kegiatan TMMD 110. Terutama membantu suksesnya pembangunan Pospam Terpadu. 

Danrem saat menanam bibit pohon kelengkeng. 

"Mudah-mudahan dengan adanya Pospam ini bisa membantu keamanan masyarakat, serta turut mendorong tercapainya kesejahteraan masyarakat," pungkas Danrem. 

Sebagai penutup, Danrem meminta pada Kades Nontotera agar lahan tempat dibangunnya Pospam, dihibahkan dan ada serah terima dari Pemdes ke TNI.  Agar tidak muncul permasalahan nantinya. 

Dansatgas TMMD 110 yang juga Dandim 1608/Bima Letkol Inf Teuku Mustafa Kamal menjelaskan, Pospam Terpadu dibangun Satgas TMMD dibantu masyarakat. Lokasinya tepat di perbatasan Desa Nontotera dan Desa Sondo, dengan harapan dapat menetralisir kondisi wilayah yang sebelumnya rawan konflik. 

Keberadaan Pospam Terpadu kata dia, juga untuk mendekatkan pelayanan Kamtibmas bagi masyarakat. Jika terjadi masalah, dapat diatasi secepat mungkin. 

Sementara itu, Kades Nontotera Ahmad Zakaria memastikan bahwa lahan tersebut merupakan aset Pemdes yang dibeli dengan anggaran desa. Pihaknya siap menghibahkan lahan tersebut untuk Pospam Terpadu. "Kami merasa senang Pospam ini dibangun. Dan kami siap menghibahkan tanahnya," kata Ahmad. 

Usai meresmikan Pospam Terpadu, Danrem didampingi Dandim 1608/Bima mengecek kondisi luar dan dalam Pospam Terpadu yang memiliki 5 ruangan. Terdiri dari ruang jaga di bagian depan Pospam, ruang istirahat, dapur dan toilet.

Danrem memasuki dan melihat ruangan dalam Pospam satu per satu. Saat itu, Danrem memberikan jempol atas wujud karya Satgas TMMD 110 di wilayah rawan konflik tersebut.  

Setelah itu, Danrem dan Dandim menanam bibit pohon kelengkeng di halaman depan Pospam Terpadu. Pohon ini sebagai pohon pelindung dari sinar matahari. Selanjutnya, Danrem dan rombongan melihat berbagai hasil kegiatan fisik TMMD 110 lainnya. Diantaranya, hasil rehab Masjid Al-Muttaqin dan hasil pembukaan jalan ushatani beserta 4 unit jembatan mini (deuker). 

Danrem dan Dandim foto bersama aparat pemerintah dan masyarakat Kecamatan Monta.
[akt.01]

Baca juga: Jalan Usahatani 1,4 Kilometer Rampung, Hasil Karya Monumental Satgas TMMD 110 di Daerah Rawan Konflik

Baca juga: TMMD110, Pospam Terpadu Tuntas 100 Persen Dibangun di Wilayah Rawan Konflik

Related

Ragam 7172808625671772683

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item