112 Polisi Pemegang Senjata di Dompu Dites Psikologis

Anggota Polres Dompu sedang mengikuti tes psikologis oleh Polda NTB. [yani] AKTUALITA.INFO , Dompu - Sebanyak 112 anggota Kepolisian ...

Anggota Polres Dompu sedang mengikuti tes psikologis oleh Polda NTB. [yani]

AKTUALITA.INFO, Dompu - Sebanyak 112 anggota Kepolisian Resort Dompu, Nusa Tenggara Barat, mengikuti tes psiklogis pinjam pakai Senjata Api (Senpi), yang dilaksanakan oleh Biro SDM Kepolisian Daerah NTB.

Kegiatan tersebut dilaksanakan satu hari penuh pada tanggal 15 Maret 2017, bertempat di Aula Polres Sompu.

Menurut Kepala Sub-Bagian Psikologis Personil, Biro SDM Polda Ajun Komisaris Hadi Sucipto, tes tersebut merupakan kegiatan rutinitas Polda terhadap anggota yang ingin pinjam pakai Senpi untuk keperluan dinas.

Selain itu, tes juga sebagai bentuk pengawasan pemakaian Senpi dilingkungan Polda maupun Polres setempat, bagi anggota yang sudah lama memegangnya. "Bagi anggota yang mau pinjam pakai Senpi terutama yang bertugas dilapangan, harus melalui tahapan psikologis salah satunya tes psikologis, kemudian tes kesehatan," jelas Hadi, Rabu, 15 Maret 2017.

Dalam tes itu dia menuturkan, mencakup materi tes kepribadian, tingkat emosional, sikap kerja, dan ketahanan. "Apakah psikologis mereka (anggota, red) stabil atau labil?, itu yang dilihat," ujar dia.

Terhadap anggota yang sudah lama memegang senjata, juga dilakukan tes karena secara psikologis tentunya mereka akan berubah dalam suatu waktu, maka dari itu perlu di tes lagi.

Dijelaskan, masa tenggang tes psikologis sebenarnya dilakukan sekali dalam setahun, namun kebijakan Kapolda dilakukan 2 kali setahun yang dilaksanakan per 6 bulan, sekaligus evaluasi. Kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk pengawasan ketat penggunaan senjata untuk mencegah dan meminimalisir tindak pidana.

Kemudian Hadi menjelaskan, penentuan kelulusan atau tidak bagi anggota, tidak menggunakan sistim skoring, melainkan dilihat dari aspek psikologis, apakah cenderung emosional atau tidak.

Dia berujar, dalam tes psikologis, akan diukur dari indikkator pencetus dan pendorong. "Kalau anggota memiliki emosional yang tinggi dan tidak bisa kontrol diri, maka tidak bisa diberikan senjata. "Akan terlihat dari hasil tes ini," kata dia.

Hadi pun menambahkan, kalaupun ada anggota yang dinyatakan lulus, maka tidak serta merta langsung dikasi, tapi masih mendengar masukan atau rekomendasi pimpinan mereka, karena pimpinan lah yang tahu situasi dan kondisi anggota. Sedangkan bagi yang belum lulus, masih diberikan tenggang waktu selama tiga bulan untuk mengikuti tes lagi.

Pada kesempatan itu, Hadi merilis bahwa penyalahgunaan Senpi oleh anggota di NTB tidak terlalu menonjol. Diakuinya memang pernah terjadi ada anggota Polres Sumbawa yang melepaskan tembakan disalah satu hotel di Mataram beberapa waktu lalu, namun hal demikian terjadi karena kepanikan.

Wakil Kapolres Dompu Komisaris Etek Riawan ditempat kegiatan menambahkan pihaknya selalu memantau dan memeriksa pemakaian Senpi terhadap anggota. Pemeriksaan dilakukan tiap 3 bulan sekali, baik pemeriksaan Senpi maupun kartu. "Kalau kartu Senpinya mati, maka otomatis Senpi dikandangkan," katanya

Dia menuturkan, pengawasan Senpi terhadap anggota langsung dilakukan oleh para Kasat, Kabag dan Kapolsek, karena mereka bisa melihat langsung apakah anak buahnya masih bisa memegang atau tidak. Kalau sudah tidak layak, tinggal diajukan ke pimpinan melalui bagian Propam.

Kelayakan yang dimaksud misalnya sehari-hari dilihat kejiwaan anggota ini mungkin ada kasus didalam rumah tangga, untuk menghindari kemungkinan aksi bunuh diri, Senpi langsung diamankan.
Sementara bagi anggota yang terbukti terlibat membekingi kejahatan seperti narkoba, perjudian, atau apapun itu, langsung ditarik senjatanya. "Kita tarik senjatanya biar tidak bisa berkutik lagi," ujar Etek.

[yani]

Related

Hukrim 896645768238358188

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item