Sampaikan Kuliah Umum di STIE Bima, AHY Motivasi Mahasiswa untuk Berkompetisi dengan Kemajuan Zaman

AHY dan Ketua STIE Bima Firdaus, ST., MM sesaat sebelum memberikan kuliah umum. Aktualita, Kota Bima - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bi...

AHY dan Ketua STIE Bima Firdaus, ST., MM sesaat sebelum memberikan kuliah umum.

Aktualita, Kota Bima - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima, mendapat kehormatan dikunjungi tokoh muda nasional Agus Harymurti Yudhoyono (AHY), Jumat, 15 April 2022.

Kunjungan anak sulung Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono ini menarik perhatian masyarakat, karena merupakan kunjungan pertama di Kota Bima.

Pada kunjungan yang berlangsung usai shalat Jumat di Masjid Terapung Amahami, AHY memberikan kuliah umum di aula utama STIE Bima. Selama satu jam lebih memberikan kuliah umum, AHY mendorong anak bangsa untuk mampu berkompetisi dengan kemajuan zaman. Yakni mulai dari soal ekonomi, kesejahteraan, keamanan hingga tegaknya supremasi hukum.  

AHY mengimbau anak-anak bangsa agar bisa memanfaatkan ilmu dan teknologi agar tidak tertinggal serta mampu bersaing dengan negara-negara berkembang di dunia.

“Yang membuat mesin adalah manusia. Yang membuat elemen-elemenya adalah manusia. Yang menggerakan mesin adalah manusia pula. Oleh karenanya, manusia tidak boleh diatur oleh mesin. Tetapi manusialah yang mengatur mesin itu,” terang AHY.

AHY juga mendorong anak-anak muda milenial Indonesia termasuk di Bima agar bisa memanfaatkan Iptek melalui media sosial (Medsos) dengan sebaik-baiknya. Sebab dengan Iptek, maka anak-anak bangsa bisa mandiri, menatap masa depan, dan keberlangsungan hidupnya.

“Indonesia memiliki banyak bahan baku menjadi bahan jadi yang bisa diolah dengan menggunakan kemampuan Iptek. Hal tersebut tentu saja akan menjadi kemandirian anak-anak bangsa, baik hari ini, esok maupun selanjutnya. Untuk itu, saatnya kita bangkit mendedikasikan dirinya untuk berkarya dengan memanfaatkan ruang-ruang besar di tengah berlimpahnya potensi Sumber Daya Alam (SDA) di Indonesia,” pungkas AHY.

Ketua STIE Bima, Firdaus, ST MM dalam sambutanya mengapresiasi kehadiran AHY di STIE Bima. Kuliah umum yang disampaikan, sangat bermanfaat bagi mahasiswa dan mahasiswi STIE Bima.

“Jujur saja, ini merupakan suatu kehormatan yang sangat besar bagi kami di STIE Bima. Oleh karenanya, kami nyatakan apresiasi dan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada AHY,” ungkapnya.

Saat itu, Firdaus juga mengungkap bahwa Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) merupakan Alumni STIE Bima yang telah wisuda bebera tahun lalu.

“Pada kesempatan ini saya ingin menjelaskan kepada Pak AHY bahwa IDP adalah salah satu Alumni dari STIE Bima,” ujarnya.

Sebelum itu juga, Ketua STIE Bima, Firdaus, ST, MM, menjelaskan bahwa doktrinitas soal kemandirian terhadap mahasiswa dan mahasiswi dimulai dari semester II dan seterusnya. Hal tersebut dijelaskanya agar mahasiswa-mahasiswi bisa mandiri setelah diwisuda. "Dan hal itu sangat kuat korelasinya dengan “Life skill education (tenaga siap pakai)," katanya.

Diakuinya, tak sedikit wisudawan dan wisudawati lulusan STIE Bima yang berhasil menjadi enterpreneur muda, baik di kota maupun kabupaten. Atas sederetan keberhasilan itu, STIE Bima menjadi salah satu PTS yang paling digemari masyarakat Kota Bima, Kabupaten Bima, Kabupaten Dompu, Kabupaten Sumbawa dan bahkan dari Kabupaten Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Setelah diwisuda, sudah banyak yang bisa membangun usaha sendiri. Hal tersebut bukan saja membantu diri mereka sendiri, tetapi juga orang tuanya, keluarganya dan bahkan orang lain. Dan itulah orientasi akhir setelah mereka di wisuda. Lebih jelasnya, yakni teciptanya Sarjana Ekonomi (SE) lulusan STIE Bima yang mandiri. Dan dengan itu pula, mereka sudah bisa menatap masa depan serta keberlangsungan hidupnya,” jelas Firdaus pada suatu kesempatan sebelum kunjungan AHY di kampus setempat.

Kuliah umum AHY dihadiri pula Gubernur NTB yakni DR. H. Zulkieflimansyah. Dalam sambutanya, Doktor Zul mengatakan NTB termasuk Bima memiliki sumberdaya manusia (SDM) yang handal. Khususnya orang Bima, memiliki SDM mumpuni yang ersebar di berbagai daerah di Indonesia.

“Kalau AHY berkunjung ke seluruh daerah di Indonesia, tentu saja akan menemukan banyak orang Bima. Waktu saya mencalonkan diri sebagai Gubernur Banteng beberapa tahun silam, tercatat sekitar 15 ribu orang warga asli Bima di sana,” tandas DR. Zul.

Doktor Zul kemudian menjelaskan bahwa NTB telah membuktikan sebagai daerah yang maju dan setara dengan daerah-daerah lain, khususnya di Indonesia. Tak hanya itu, melalui MottoGP Mandalika, NTB juga telah mampu membuktikan kemajuanya di mata dunia. 

“Sebelumnya, Pemprof NTB telah mengirim ribuah mahasiswa di berbagai Negara di Luar Negeri guna melanjutkan Study S2, salah satunya diu Malaysia. Hal tersebut dimaksudkan agar warga NTB bisa bersaing dengan negara-negara maju di dunia,” tandasnya.

[akt.03]

Related

Ragam 746531014058438963

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item