Gara-gara Dilarang Jenguk Anak, Pria di Bolo Aniaya Mantan Istri

AKTUALITA.INFO , BIMA - Seorang ibu rumahtangga di Desa Tumpu, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Haznah (36 thn), jadi korban penganiayaan man...

AKTUALITA.INFO, BIMA - Seorang ibu rumahtangga di Desa Tumpu, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Haznah (36 thn), jadi korban penganiayaan mantan suaminya ML (40 thn), dengan alat pemotong padi atau rumput (sabit). Akibatnya, ibu satu anak itu mengalami sejumlah luka di tangan dan kepala.

Ilustrasi penganiayaan (akt/google)
Kapolres Bima AKBP Gunawan Tri Hatmoyo, S.IK., melalui Kasubbag Humas AKP Hanafi mengungkap, kasus penganiayaan dengan senjata tajam itu terjadi di rumah korban di RT 04 RW 02, Sabtu (22/2). Kejadian bermula saat korban sedang duduk di bale-bale depan rumah sekitar pukul 18.00 Wita.

Saat itu jelas Hanafi, pelaku datang dari arah selatan dan tiba-tiba langsung naik ke atas rumah panggung korban. Alasan pelaku, ingin melihat anak kandungnya. “Keinginan pelaku dilarang oleh korban yang takut terjadi fitnah, karena tidak ada suaminya di rumah,” katanya pada media ini, Minggu (23/2).

Larangan korban lanjut Hanafi, diindahkan pelaku yang kemudian pergi dari rumah tersebut. Namun, tidak lama kemudian pelaku kembali ke rumah korban.

Setibanya di rumah korban, pelaku langsung menarik korban hingga terjatuh. Kemudian pelaku mengayunkan sabit yang diambil di atas bale-bale ke arah korban. “Korban sempat menangkis dengan tangan kanan hingga ibu jari dan telunjuknya terluka. Korban juga mengalami luka sobek di kepala,” beber Hanafi.

Dikatakan, tindakan pelaku dilerai warga sekitar yang mengetahu kejadian itu. Setelah itu pelaku langsung meninggalkan tempat kejadin. “Kasunya sedang ditangani oleh Polsek Bolo,” pungkas Hanafi.

[akt.02]

Related

Hukrim 4161355870222405581

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

SELAMAT IDUL FITRI 1445 H

Comments

Recent

item