Pembahasan Perda Persampahan Dompu Dipastikan Cepat Selesai

Ilustrasi AKTUALITA.INFO , Dompu - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, melalui Badan Legislasi tela...

Ilustrasi

AKTUALITA.INFO, Dompu - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, melalui Badan Legislasi telah mempersiapkan tiga rancangan Peraturan Daerah (Perda) inisiatif dan masuk dalam skala prioritas untuk diselesaikan. Diantaranya Perda masalah Persampahan.

Kepala Bagian Hukum, Risalah dan persidangan DPRD Kabupaten Dompu, Nukman Ahmad, SH., di gedung DPRD menjelaskan bahwa tanggal 20 Februari 2017 pihaknya telah membahas program legislasi daerah. Dalam pembahasan tersebut terkait penyatuan konsep-konsep antara Pemerintah dan DPRD.

Apalagi kata dia, DPRD memiliki tiga rancangan Perda inisiatif yang menjadi skala prioritas untuk dibahas diantaranya Perda Persampahan. Namun terang dia, untuk kepastian jadwal pembahasan belum bisa dipastikan waktunya, karena masih menunggu jadwal sidang selanjutnya. "Tapi Insya Allah secepatnya," ujar Nukman.

Terkait dengan Perda Persampahan yang akan dibahas lebih awal, ia meyakinkan pembahasannya bisa lebih cepat dikarenakan raperda tersebut merupakan sisa dari raperda tahun 2016 yang belum selesai dibahas. "Perda masalah sampah akan cepat selesai pembahasannya karena sudah ada konsep," kata Nukman.

Sementara itu, ketua DPRD Yuliadin Bucek menuturkan dirinya akan mendorong badan legislasi untuk mempercepat proses pembahasan dan finalisasi Perda prioritas DPRD termasuk Perda masalah sampah. Karena menurut dia, persoalan sampah akan menjadi persoalan yang kompleks jika tidak segera diatur. "Kami akan percepat pembahasan Perda apa saja terkait pelayanan publik termasuk soal sampah" janji dia.

[yani]

Related

Politik 5104176618623623650

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item