Kebakaran di Lambu: 4 Rumah Rata dengan Tanah, 6 Rusak Berat

Personil Brimob dan petugas Damkar sedang memadamkan api yang membakar rumah warga di Kecamatan Lambu. Aktualita, Bima - Kebakaran hebat ter...

Personil Brimob dan petugas Damkar sedang memadamkan api yang membakar rumah warga di Kecamatan Lambu.

Aktualita, Bima - Kebakaran hebat terjadi di Dusun Panggu, Desa Monta Baru, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Jumat, 23 September 2022. Sepuluh rumah warga setempat, dilalap si jago merah. 

Empat unit rumah ludes terbakar hingga rata dengan tanah dan 6 unit rusak berat. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.00 Wita.

"Untungnya tidak ada korban jiwa dalam musibah ini," ujar Kasi Humas Polres Bima Kota, IPTU Jufrin.

Ia mengatakan, sumber api kebakaran diduga berasal dari rumah salahsatu warga setempat, Yasin Ama Jufu. Saat itu, seorang anaknya hendak memasak air di kompor gas untuk membuat kopi. "Tiba-tiba api menyembur dari kompor gas yang bocor," katanya.

Tidak lama api dengan cepat menyambar semua isi rumah Yasin Ama Jufu. Api yang kian membesar, kemudian merembet ke rumah warga lainnya.

Melihat kebakaran tersebut, warga sekitar langsung bergerak membantu untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namum, api semakin membesar.

Sekitar pukul 08.30 Wita, mobil pemadam kebakaran Pemerintah Kecamatan Sape tiba di lokasi untuk memadamkan api. Dibantu mobil tangki air milik Brimob Sape, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.00 Wita.

"Musibah kebakaran ini menelan sepuluh rumah warga, 4 rumah hangus terbakar dan 6 rumah rusak berat. Total kerugian para korban diperkirakan 1,2 miliar rupiah," sebut Jufrin.

Informasi yang dihimpun, pemilik rumah yang rata dengan tanah yakni, Yasin Ama Jufu (rumah panggung 16 tiang, kerugian ditaksir Rp200 juta), Imran (rumah panggung 12 tiang, kerugian Rp200 juta), Abdul Rahim (rumah panggung 12 tiang, kerugian ditaksir Rp200 juta) dan Abdul Halik (rumah panggung 12 tiang, kerugian ditaksir Rp200 juta).

Sementara 6 pemilik rumah rusak berat yakni, Salmah (bangunan rumah permanen, kerugian ditaksir Rp150 juta), Nurbaya (bangunan rumah permanen, kerugian ditaksir Rp50 juta), Hendra (bangunan rumah permanen, kerugian ditaksir Rp50 juta), H Mansur (rumah panggung 12 tiang, kerugian ditaksir 50 juta), Syafrudin (rumah panggung 16 tiang, kerugian ditaksir Rp50 juta) dan Tamrin (rumah panggung 12 tiang, kerugian ditaksir Rp50 juta).

Related

Hukrim 3830466290472421865

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item