Sebulan Menghilang, Dicari-cari Keluarga, Pria ini Ditemukan Meninggal di Gunung

AKTUALITA.INFO , BIMA – Warga Desa Pai Kecamatan Wera Kabupaten Bima, M Yani (30 thn), ditemukan meninggal di tebing gunung Doro Kore. Se...

AKTUALITA.INFO, BIMA – Warga Desa Pai Kecamatan Wera Kabupaten Bima, M Yani (30 thn), ditemukan meninggal di tebing gunung Doro Kore. Setelah sebulan lebih dicari-cari keluarganya karena menghilang saat mencari madu hutan di gunung setempat.

Jasad M Yani di rumah duka setelah dievakuasi dari TKP. [akt/ist
Kapolres Bima Kota AKBP Heryo Tejo Wicaksono SIK mengatakan, jasad pencari madu itu ditemukan di bawah tebing gunung Doro Kore Desa Pai, Selasa (3/12). Ditemukan terbujur kaku sekitar pukul 12.00 Wita, dengan posisi telentang.

"Jasad korban ditemukan oleh tiga warga Desa Ntoke Wera yang hendak mencari madu hutan, di gunung itu" kata Kapolres melalui Kasubbag Humas IPTU Hasnun H AR, Rabu (4/12). Tiga warga tersebut adalah Sarjan, Jailani, Waya Ibrahim.

Dijelasknnya, jasad korban pertamakali ditemukan oleh Sarjan. Awalnya, Sarjan melihat tas ransel dengan jarak sekitar 20 meter dari posisinya berdiri.

"Saksi ini lalu mendekati tas ransel itu. Kemudian, tak jauh dia melihat jasad korban yang sudah berbau busuk" jelas Hasnun.

Tas ransel berwarna merah diduga milik korban sebutnya, berisi jirigen air 5 liter, taper wer nasi dan parang. Ada juga Hp Castron tanpa kartu yang digunakan sebagai senter.

Saksi Sarjan lanjut Hasnun, kemudian memanggil dua rekannya, Jailani dan Waya. Sambil membersihkan semak dan dedaunan, ketiganya berusaha mendekati jasad korban di bawah tebing gunung tersebut.

"Saksi Waya langsung mengenali korban dari tas ranselnya adalah M Yani, yang diketahui sudah sebulan lebih hilang," ungkap Hasnun.

Tiga saksi ini kata dia, kembali ke perkampungan untuk memberitahu keluarga korban di Desa Pai.

Selanjutnya sekitar pukul 16.30 Wita, mereka bersama sekitar 30 warga Desa Pai ke lokasi jasad korban ditemukan. Jaraknya sekitar 9 kilometer dari perkampungan warga. "Korban dievakuasi warga ke rumah duka sekitar pukul 21.35 Wita," tutur Hasnun.

Diakuinya, pihak keluarga tidak mempersoalkan kematian korban, dan tidak ingin jasadnya diotopsi. Setelah bermusyawarah dengan jajaran Polsek dan pemerintah desa. "Keluarga korban sudah buat pernyataan yang ditandatangani istri korban, Nuraini," katanya. Korban dimakamkan hari ini, Rabu (4/11) di kompleks pemakaman desa setempat.

Hasnun menambahkan, sebelum ditemukan meninggal, korban menghilang awal November 2019 lalu. Keluarga dan warga sempat mencarinya selama kurang lebih 14 hari. "Tapi tidak ditemukan," tandasnya.

Hasnun menuturkan, korban berangkat dari rumahnya di Dusun Karombi Desa Pai seorang diri, pada selasa (29/10) lalu sekitar pukul 08.00 Wita. Ke gunung Doro Kore untuk mencari madu hutan.

"Korban kemungkinan terjatuh di tebing dan kepalanya terbentur batu. Saat mengambil sarang madu hutan," pungkas Hasnun.

[akt.01]

Related

Hukrim 7612779558413381367

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item