Bertahun-tahun Krisis Air Bersih, Meteran Air Dipasang Begitu Saja, Warga Sarata Terpaksa Ambil Air di Got

Warga Lingkungan Sarata saat mengambil air dari pipa bocor di got (kiri). Meteran Air yang dipasang sejak Mei 2018 lalu yang hingga saat i...

Warga Lingkungan Sarata saat mengambil air dari pipa bocor di got (kiri). Meteran Air yang dipasang sejak Mei 2018 lalu yang hingga saat ini dibiarkan begitu saja tanpa dialiri air (kanan). [akt/ist)

AKTUALITA.INFO, KOTA BIMA – Hingga saat ini ratusan warga di Lingkungan Sarata, Kelurahan Paruga, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat masih kesulitan air bersih. Warga mayoritas pedagang tersebut, meminta pemerintah agar memperhatikan dan mengatasi krisis air bersih di lingkungan setempat.

Seorang warga Lingkungan Sarata, Abdul, mengaku air PDAM yang diandalkan warga selama ini, tak pernah mengalir pascabanjir bandang yang terjadi Desember 2016 lalu.

Bulan Mei 2018 lalu, kata dia, pemerintah pernah memasang ratusan pipa dan meteran baru untuk mengaliri air PDAM bagi warga Sarata. Namun, hingga saat ini air tak mengalir.

"Pipa dan meteran baru dibiarkan terpasang begitu saja di halaman rumah kami. Sudah setahun lebih dipasang sampai ada yang rusak," katanya di Sarata, Selasa, 3 September 2019.

Warga Sarata lainnya, Astri menuturkan, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari akan air bersih, warga membeli seharga Rp 40ribu untuk kebutuhan tiga sampai empat hari. Ironisnya, ada yang terpaksa mengambil air di got dari pipa PDAM yang bocor karena tak mampu membeli air.

"Memang ada bantuan air bersih dari pemerintah kota melalui BPBD. Tapi itu tak cukup karena distribusinya ke warga tidak merata," ujarnya.

Dia meminta pemerintah memperhatikan kesulitan warga akan air bersih. Pipa dan meteran baru yang dipasang di lingkungan Sarata, diminta segera dialiri air.

"Di lingkungan Bima Baru Kelurahan Dara dan sejumlah wilayah lain air PDAM nya sudah mengalir. Kenapa di lingkungan kami belum dialiri?, " tandas Astri.

Bidang Perencanaan Teknis PDAM Bima, Muhammad Ikbal, mengaku air PDAM di lingkungan Sarata belum mengalir karena pihaknya belum menerima data meteran baru dari pihak yang memasang. Pemasangan tersebut dilakukan dinas tetkait di Pemerintah Kota Bima.

"Yang di sana (Lingkungan Sarata) belum masuk datanya. Kalau Lingkungan Bina Baru dan Dara memang sudah masuk datanya sehingga kita tangani dan sebagiannya sudah mengalir," katanya di PDAM Bima, Selasa.

Dia memastikan masalah air PDAM di lingkungan Sarata akan ditangani dalam sepekan ke depan. "Kemarin kita bahas wilayah ini dan sudah mengerucut. Insy Allah dalam minggu ini kita tangani," janjinya.

Iqbal menjelaskan hal lain terkait keterlambatan pihaknya menangani masalah tersebut. Kata dia, salah satu kendalanya adalah kebocoran pipa pada sejumlah tempat. "Kita masih terkendala di kebocoran pipa. Sala satunya yang nampak di cabang sekitar kuburan kampung sumbawa," katanya. "Sepanjang jalur itu kita belum pastikan mana lagi yang bocor," lanjut dia.

Iqbal menambahkan, pemasangan meteran baru dilkukan oleh Kementerian PU melalui Bidang Cipta Karya Dinas PU dan Penataan Ruang Kota Bima. "Kita (PDAM) hanya menerima mengaliri air saja," pungkasnya.

[akt.01]

Related

Ragam 5687689772956241404

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item