Pembangunan Kawasan Samota Diminta tidak Hanya Terfokus di Sumbawa

Calon Anggota DPRD NTB 2019 - 2024 terpilih Dapil Kabupaten Dompu, Bima dan Kota Bima, Akhdiansyah, menyampaikan pokok pikirannya terkait ...

Calon Anggota DPRD NTB 2019 - 2024 terpilih Dapil Kabupaten Dompu, Bima dan Kota Bima, Akhdiansyah, menyampaikan pokok pikirannya terkait Samota dalam suatu diskusi. [akt/ist]
AKTUALITA.INFO, Mataram - Pembangunan kawasan Saleh, Moyo dan Tambora (Samota) diminta tidak hanya terfokus di Kabupaten Sumbawa, tapi juga Kabupaten Dompu termasuk Bima, karena kalau dilihat dari letak geografis, kedua wilayah tersebut juga dekat dengan kawasan Samota, terutama Gunung Tambora.

"Kalau dilihat dari letak geografis, kedua kabupaten khususnya Dompu dekat dan masuk kawasan Samota, karena itu Pemprov NTB diminta, agar pembangunan dan pengembangan kawasan Samota, jangan hanya terfokus di Kabupaten Sumbawa," kata Calon Anggota DPRD NTB 2019 - 2024 terpilih Dapil Kabupaten Dompu, Bima dan Kota Bima, Akhdiansyah, di Mataram, Selasa (6/8/2019).

Pria yang akrab disapa Guru To'i tersebut berharap kepada Pemprov NTB, supaya jangan sampai program kebijakan pembangunan dijalankan di kawasan Samota terjadi ketimpangan, harus dilakukan pemerataan.

Apalagi pasca Samota ditetapkan UNESCO menjadi Cagar Biosfer dunia, yaitu kawasan yang terdiri dari ekosistem asli, ekosistem unik, dan atau ekosistem yang telah mengalami degradasi yang keseluruhan unsur alamnya dilindungi dan dilestarikan bagi kepentingan penelitian dan pendidikan.

Tentu Samota akan menjadi pusat perhatian masyarakat dunia termasuk wisatawan, baik sekedar berwisata maupun melakukan penelitian, sehingga jelas akan memberikan dampak bagi geliat prekonomian masyarakat sekitar kawasan

"Karena itu SDM masyarakat kawasan, baik Kabupaten Sumbawa maupun Kabupaten Dompu dan Bima harus benar - benar dipersiapkan, agar masyarakat nantinya tidak sekedar jadi penonton, tapi bisa merasakan manfaan dari keberadaan Samota" harapnya.

Dalam pengelolaan kawasan Samota bisa, Pemprov NTB juga diminta lebih banyak melibatkan masyarakat sekitar untuk menjaga kelestarian lingkungan dari ancaman kerusakan dan aksi pembalakan liar.

Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah sebelumnya berharap pasca Samota ditetapkan sebagai cagar biosfer, tugas selanjutnya pemerintah bersama masyarakat adalah, bagaimana bisa menjaga kelestarian kawasan tersebut, jangan sampai terjadi kerusakan.

Menurutnya, penetapan Samota sebagai cagar biosfer dunia, selain memberi manfaat terhadap keberlangsungan sumber daya hayati, juga diharapkan bisa memberi dampak terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat NTB.

[akt.01]

Related

Pemerintahan 6966267832950857116

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item