Selingkuh, Penyebab Utama Kasus Perceraian di Dompu

AKTUALITA.INFO , Dompu – Kasus gugatan cerai dan talak yang sudah diputus dan masih dalam proses di Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Dompu, ...

AKTUALITA.INFO, Dompu – Kasus gugatan cerai dan talak yang sudah diputus dan masih dalam proses di Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), hingga 29 Juli 2016, tercatat sebanyak 582 kasus. “Pengajuan cerai dan talak datang dari masyarakat umum dan Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS,” ujar Panitera PA Kabupaten Dompu, Suharto S.Ag, Rabu, 17 Agustus 2016.

Suharto
Suharto mengatakan, dalam kurun waktu setahun terakhir pengajuan cerai dan talak kebanyakan datang dari masyarakat umum. Berbeda dengan tiga tahun sebelumnya, Pegawai Negeri Sipil mendominasi gugatan cerai dan talak.

Faktor yang paling dominan penyebab utama terjadinya perceraian di Dompu karena perselingkuhan. Baik yang dilakukan oleh laki-laki (suami) maupun perempuan (istri). "Suami punya wanita idaman lain dan terkadang istri memiliki pria idaman lain. Itulah penyebab utamanya perceraian," ungkap Suharto di Lapangan Beringin, Pendopo Bupati Dompu, usai mengikuti Upacara Proklamasi Kemerdekaan.

Suharto menjelaskan, meskipun dalam surat gugatan para pihak tidak mencantumkan faktor perselingkuhan sebagai penyebab gugatan perceraian atau talak, namun dalam proses persidangan akan terungkap penyebab yang sebenarnya. "Ujung-ujungnya suaminya selingkuh atau istrinya punya simpanan lain," jelas Suharto.

Selain faktor perselingkuhan, ada juga faktor lain yang mendorong terjadinya perceraian seperti faktor ekonomi, pertengkaran yang berkepanjangan, dan KDRT. Namun diakui Suharto, faktor-faktor tersebut sangat kecil persentasenya dibandingkan perselingkuhan.

Suharto menambahkan, dalam proses persidangan cerai atau talak pihaknya kerap dihadapkan pada kendala, sehingga perkara menjadi berlarut-larut. Kendala tersebut yakni ketidaktaatan para pihak mengikuti aturan. “Misalnya masalah kehadiran yang berdampak pada membengkaknya biaya perkara,” katanya.

[yani]

Related

Ragam 1350950620776594846

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item