Dua Desa di Dompu Nyaris Bentrok, Polisi dan Warga Terluka Saat Sweeping

Aparat gabungan melakukan pengamanan dua desa yang nyaris bentrok.  (rul)   AKTUALITA.INFO , Dompu – Sekelompok warga dua desa di Kab...

Aparat gabungan melakukan pengamanan dua desa yang nyaris bentrok. (rul) 
AKTUALITA.INFO, Dompu – Sekelompok warga dua desa di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu, 10 Agustus 2016, nyaris bentrok. Dua desa tersebut yakni Desa Ta`a dan Desa Soro Barat, sama-sama dalam wilayah Kecamatan Kempo.

Pemicunya diduga aksi pemukulan terhadap warga Desa Ta`a oleh warga Desa Soro Barat, di Soro Barat tadi malam (Selasa, 9 Agustus 2016). Tidak terima dipukuli, beberapa pemuda Desa Ta`a kemudian balik ke kampungnya dan menginformasikan pada warga yang lainnya bahwa mereka dipukuli warga Desa Soro Barat. Reaksi spontan warga Ta`a tak terelakkan, mereka pun berkumpul dan inging menyerang ke Desa Soro Barat. 

Hingga siang sekitar pukul 13.00 Wita, warga Desa Ta`a melakukan pemblokiran jalan negara penghubung dua desa setempat (Jalan Lintas Dompu-Pekat) menggunakan batu, pohon dan berugak, sebagai bentuk protes atas kejadian yang menimpa teman-temannya. Mereka meminta aparat keamanan untuk menangkap pelaku pemukulan.

Karena mengganggu lalu lintas masyarakat, akhirnya puluhan aparat keamanan gabungan Polres Dompu, Brimob, dan TNI membuka paksa blokade jalan di Desa Ta`a. Dengan Mobil Water Canon dan beberapa tameng gabungan aparat, warga Desa Ta`a dipaksa mundur.

Aparat gabungan saat melakukan sweeping. (rul)
Aparat gabungan kemudian melakukan sweeping dan menyisir gang-gang sampai ke dalam rumah warga dua desa, yang dicurigai sebagai otak keributan sekaligus sweeping senjata tajam dan senjata api rakitan. Warga yang terkena sweeping tidak tinggal diam, mereka melakukan perlawanan.

Dalam perlawana warga itulah terdengar letupan senjata api dan ledakan seperti ledakan bom ikan. Aksi sweeping dan pembukaan blokade jalan berhasil dilakukan aparat gabungan tersebut, namun terlihat beberapa warga terluka kemudian diamankan Polisi.

Sementara dari aparat Kepolisian terdapat juga beberapa yang terluka akibat terkena lemparan kayu dan batu di sekitar kerumunan massa. Diduga juga aparat terluka karena terkena lemparan bom molotov.

Hingga berita ini ditulis, kondisi sudah mulai normal. Namun aparat gabungan masih berjaga-jaga dengan senjata lengkap.

Kepala Kepolisian Resort Dompu AKBP Jhon Wesly mengatakan, insiden antara warga Desa Ta`a dan Soro Barat diduga dipicu pemukulan tadi malam. "Pemukulan tersebut hingga saat ini masih diselidiki," ujar Jon Wesly dilokasi kejadian.

Atas aksi pemblokiran jalan sampai pada penyerangan terhadap aparat, Jhon menegaskan bahwa pihaknya akan menyelesaikan melalui jalur hukum. "Kejadian hari ini akan kami tindak lanjuti," kata Jhon. Pada kesempatan itu, Jon meminta kepada kedua belah pihak untuk menahan diri dan tidak mengambil tindakan anarkis. "Serahkan kepada proses hukum" imbau Jhon.

[yani]

Related

Hukrim 2846445189540438111

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item