Lawan Petugas, Pemuda 'Cacat Mental' Pembakar Rumah Paman Tewas Diterjang Peluru

Ilustrasi AKTUALITA.INFO , DOMPU - Ahmad Fadli (31 tahun), warga Dusun Kalate, Desa Ta`a, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, Nusa Tengga...

Ilustrasi
AKTUALITA.INFO, DOMPU - Ahmad Fadli (31 tahun), warga Dusun Kalate, Desa Ta`a, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, tewas ditempat setelah diberondong timah panas aparat, karena melawan ketika ingin disergap setelah melakukan pembakaran terhadap salah satu rumah warga.

Keterangan dari Kasat Reserse dan kriminal Kepolisian Resort Dompu, Ajun Komisaris Herman, pada hari Minggu, 15 Mei 2016, sekitar pukul 05.30 Wita, Fadli membakar satu unit rumah milik Nahdi (34 tahun), warga Dusun Lara, Desa Nangatumpu, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu. Nahdi merupakan paman dari Fadli.

Setelah melakukan pembakaran, Fadli kemudian melarikan diri ke arah ibu Kota Kecamatan Manggalewa.
Di tengah perjalanan, lanjut Herman, Fadli dihadang oleh anggota patroli Polsek Mangalewa yakni Bripka Irwansyah, Bripka Suriayansah, Bripka M Nuh Muslim, dan Brigadir Arham, yang saat itu sedang mendatangi TKP.

Melihat Fadli sedang dikejar masyarakat di tanjakan Nanga Tumpu, anggota yang berpatroli menghimbau untuk berhenti dan menyerahkan diri. Namun Fadli tidak menghiraukan himbauan tersebut, melainkan melakukan perlawanan terhadap anggota. “Dalam perlawanannya, Fadlin membacok Brigadir Arham, tepatnya di bagian paha. Akibat bacokan itu, Arham terluka parah,” kata Herman.

Terang Herman, awalnya Fadli sempat mengejar salah satu anggota lainnyan yakni Bripka Suryansah. Namun anggota tersebut dapat menghindar dan lari mendekati Brigadir Arham. Saat itu juga Fadli melukai Arham dengan bacokan di bagian paha.

Melihat Fadli makin beringas, anggota lainnya melakukan tembakan peringatan ke udara sebanyak 3 kali. Namun Fadli tetap tidak menghiraukan.

Guna menghindari hal yang terburuk, anggota dengan terpaksa melakukan tembakan terhadap Fadli sebanyak 3 kali di bagian Kepala, dada sebelah kiri, dan tanggan bagian kanan. Saat itu juga Fadli jatuh terkapar. "Terpaksa dilakukan penembakan karena almarhum tidak mengindahkan tembakan peringatan anggota," terang Herman.

Melihat Fadli jatuh terkapar, anggota kemudian berusaha memberikan pertolongan yakni diangkut ke dalam mobil untuk dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dompu. Namun ditengah perjalanan, nyawa Fadli tidak tertolong lagi. Meski sudah meninggal dunia, almarhum tetap dibawa ke RSUD untuk dilakukan visum.

Herman mengungkapkan, menurut pihak keluarga bahwa almarhum Fadli memiliki kelainan jiwa sejak dulu dan tiga tahun lalu pernah dipasung. Kejadian pembakaran rumah paman tersebut dikarenakan Fadli dalam keadaan tidak sehat atau penyakitnya kambuh.

Berdasarkan data Kepolisian, diketahui almarhum Fadli merupakan pelaku pembongkaran Giling di jalan ekonomi padat karya milik Jen (38 tahun), di Dusun Kalate, Desa Kempo, Kecamatan Kempo. Setelah melakukan pembongkaran almarhum melarikan diri ke Dusun Lara.

Pantauan aktualita.info, sekitar pukul 10.00 Wita, jenazah Fadli dibawa pulang ke rumah duka dan diantar langsung Kapolres Dompu Ajun Komisaris Besar Jhon Wesley Aryanto beserta anggotanya. Kapolres menyampaian bela sungkawa atas kejadian meninggalnya Fadlin. “Ini adalah jalan dan takdir, serta pihak keluarga harus bisa menerima dengan ikhlas,” kata Kapolres.

Selain itu, Kapolres juga mengimbau pihak keluarga agar tidak terpengaruh oleh isu-isu lain. Karena kejadian yang dilakukan oleh anggotanya sudah sesuai dengan prosedur tetap, yakni menjaga keselamatan jiwa saat bertugas.

Sementara keluarga korban bisa menerima kejadian tersebut dengan ikhlas dan tanpa ada rasa menyesal sedikitpun. Kejadian tersebut adalah jalan dan takdir yang sudah ditentukan Tuhan. Selain itu, pihak keluarga menyampaikan agar pihak Kepolisian juga ikut membantu proses pemakaman sampai dengan selesai.

[yani]

Related

Hukrim 7241930355618236744

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item