Kota Bima Perlu Pembenahan Sektor Agrobisnis dan Pariwisata

AKTUALITA.INFO, KOTA BIMA - Kinerja kepemimpinan HM Qurais H Abidin sebagai Wali Kota Bima, diapreasi oleh Ketua DPRD Kota Bima, Fery S...


AKTUALITA.INFO, KOTA BIMA - Kinerja kepemimpinan HM Qurais H Abidin sebagai Wali Kota Bima, diapreasi oleh Ketua DPRD Kota Bima, Fery Sofyan SH. Politisi PAN Kota Bima ini mengungkapkan kemajuan Kota Bima cukup melesat jika dibandingkan beberapa daerah lainnya. “Selama Pak Qurais jadi Walikota, pembangunan sudah banyak kemajuan. Sebagai manusia tak ada yang sempurna, begitu juga seorang pemimpin. Pasti ada kekurangan dan kelebihannya,” ungkapnya.

Walaupun diakui kemajuan yang signifikan, tetapi masih banyak yang perlu dilakukan pembenahan disejumlah sektor riilnya. Misalnya di bidang pertanian, perdagangan mikro, dan pariwisata. “Semuanya harus diperkuat,” katanya.

Menurut anggota DPRD Kota Bima tiga periode ini, peningkatan sektor pariwisata sangat perlu dan penting dibuatkan wadahnya. Jika ada objek (destinasi) wisata, maka dapat memberikan kontribusi untuk peningkatan ekonomi masyarakat.

Pemerintah juga belum konsen terkait peningkatan eknomi masyarakat tani. Walau lahannya terbatas, seharusnya bisa diciptakan inovasi-inovasi yang kreatif. Perlu dilakukan ekstensifikasi dan intenstifikasi dalam memewujudkan itu. “Masih banyak lahan tidur yang tidak dimanfaatkan. Contohnya, Di Kelurahan Oi Fo’o, Nitu, Lelamase, Ncai Kapenta, dan Kolo. Lokasi ini bisa untuk pengembangan agrobisnis,” tutur Fery.

Pengembangan wilayah untuk kesejahteraan masyarakat selalu ada kendalanya. Kelemahannya sangat terlihat pada SKPD terkait, mereka yang bertanggungjawab masalah teknis seharusnya membuat terobos yang bagus. “SKPD harus punya inisiatif untuk menciptakan terobosan yang inovatif,” ujar Fery

Seperti di Oi Fo’o bisa dibuatkan proyek percontohan tentang pertanian. Apakah ditanami sayur-sayuran, buah-buahan, dan lainnya yang bisa dinikmati dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Begitu juga di wilayah yang lain, maksimalkan saja penggunaan lahan kosong demi kebutuhan masyarakat dan peningkatan taraf ekonominya. “Jika kekurangan air, bisa dibuatkan bendungan kecil-kecillan untuk tanaman itu atau upaya lainlah,” saran Fery.

“Sebenarnya semua itu tercantum dalam RPJMD, masalah skala pembangunan daerah tersentuh. Hanya saja ada kendala di lapangan, tetapi masyarakat juga harus mampu menciptakan langkah yang maju untuk kemajuan daerahnya,” tutup Fery.

[con]

Related

Pemerintahan 3892925001410648855

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item