Ricuh, Demo Skandal Kredit Fiktif Bank NTB

Demonstrasi Skandal Kredit Fiktif Bank NTB Cabang Bima. Foto: syf AKTUALITA.INFO, KOTA BIMA – Aksi demonstrasi puluhan mahasiswa dari ...


Demonstrasi Skandal Kredit Fiktif Bank NTB Cabang Bima. Foto: syf

AKTUALITA.INFO, KOTA BIMA – Aksi demonstrasi puluhan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Bima, di kantor Bank Nusa Tenggara Barat (NTB) Cabang Bima, Selasa 3 November 2015, berakhir ricuh. Mahasiwa dan karyawan bank setempat, nyaris adu jotos saat berlangsungnya orasi.

Kerciuhan berawal ketika Pemimpin Bank NTB Cabang Bima, tidak menemui puluhan mahasiwa yang datang menggunakan mobil bak terbuka. Karena tidak ditemui, mahasiswa akhirnya menerobos blokade polisi dan memasuki halaman bank.

Salah seorang karyawan Bank NTB Cabang Bima berupaya menghalau demosntran. Karyawan bank tersebut tiba-tiba menyerang koordinator aksi (orator), Messi, yang saat itu berorasi sambil memaksa masuk ke dalam halaman bank setempat.

Tidak terima dengan tindakan oknum karyawan itu, para pendemo langsung menyerang balik dan hendak melayangkan pukulan. Namun serangan mereka dihalau oleh aparat Kepolisian yang berjaga.

Puluhan mahasiwa yang berunjukrasa di jalan Soekarno-Hatta itu, menyoroti dugaan skandal kredit fiktif Bank NTB Cabang Bima tahun 2011 dengan kerugian sebesar Rp 2,8 miliar. “Sebanyak 16 orang debitur menjadi korban kredit fiktif di bank ini,” ungkap Messi, Koordinator Aksi.

Menurutnya dalam kasus itu, identitas debitur disalahgunakan karena tidak pernah mengajukan kredit. Mereka menduga, mantan Pemimpin Bank NTB Cabang Bima, SR dan IM selaku Wakil Pemimpin Bank NTB Kecamatan Woha, Kabupaten Bima berperan sebagai pihak yang merencanakan dan membuat semua laporan kredit fiktif tersebut.

Sedangkan pihak ketiganya yakni SY, sebagai Bendahara Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan di Kecamatan Belo, Kabupaten Bima yang memberikan nama 16 debitur.

[syf*]

Berita Terkait: Dana Bank NTB Syariah Cabang Dompu Dibobol Rp1,2 Miliar

Related

Hukrim 2938603745476957375

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item