Penghijauan Kota Bima Mendapat Perhatian Nasional

Wali Kota Bima, HM. Qurais H. Abidin bersama Dirjen Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Perhutanan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Keh...

Wali Kota Bima, HM. Qurais H. Abidin bersama Dirjen Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Perhutanan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ir Hilman Nugroho. Foto: dien

AKTUALITA.INFO, KOTA BIMA - Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bima dalam menghijaukan wilayah melalui gerakan penanaman pohon diapresiasi pemerintah pusat. Karena penghijauan tersebut bertujuan untuk mengantisipasi pemanasan global. Sekaligus mendukung terwujudnya Kota Bima sebagai Kota Tepian Air (water front city).

Program penghijauan di bawah kendali Walikota Bima, HM Qurais H Abidin ini, bukan saja menadapat respon positif di tingkat lokal. Tetapi, juga mendapat perhatian nasional.

Sabtu 26 September 2015, Pemkot Bima melaksankan penghijauan melalui program pencangangan satu pohon sejuta manfaat. Kegiatan tersebut menghadirkan penyanyi legendaris yang juga Duta Lingkungan, Virgiawan Listianto atau lebih dikenal Iwan Fals. Selain itu, dihadiri Dirjen Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Perhutanan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ir Hilman Nugroho.

Pencanangan satu pohon sejuta manfaat ditandai dengan penyerahan bibit pohon oleh Hilman Nugroho kepada Wali Kota Bima, HM Qurais H Abidin dan Iwan Fals di kawasan pegunungan Dana Traha, kompleks makam kesultanan Bima.

Bibit pohon tersebut kemudian ditanam di lokasi setempat yang dilakukan bersamaan dengan sejumlah pejabat penting. Diantaranya Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Ir Bernardus Wisnu Wijaya, dan Danrem 162 Wira Bhakti, Kolonel CZI Lalu Rudy Irham Srigede.

Walikota Bima mengatakan, sebagian besar wilayah Kota Bima adalah perbukitan. Hanya saja kondisinya banyak yang sudah gundul karena kebiasaan buruk berladang seperti perladangan liar. “Saat musim kemarau, banyak yang membakar gunung agar pada musim hujan mereka bisa menanam,” katanya.

Kondisi itu menyebabkan Kota Bima kerap dilanda banjir setiap musim hujan. Sehingga merugikan masyarakat dan daerah setempat. “Bangkit dari sejumlah kelemahan tersebut, muncul keinginan untuk melakukan penataan yang mengarah kepada tujuan Kota Bima menjadi kota tangguh bencana di Indonesia,” jelas Qurais.

Untuk menghijaukan kawasan gunung dan laut, Kemeterian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyerahkan bantuan beruba bibit pohon untuk ditanam pada lahan seluas 1.500 hektare. “Awal musim hujan nanti semua elemen akan diajak untuk menanam diseluruh gunung di Kota Bima,” ujar Qurais.

Dirjen Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Perhutanan, Ir Hilman Nugroho mengatakan, hutan merupakan sumber kehidupan. Karena hutan merupakan sumber air, udara, dan penghidupan. “Fungsi tumbuhan cuma lima persen. Tapi manfaat dari tumbuhan itu 95 persen,” katanya.

Secara institusi Hilman siap mendukung dengan memberi bibit pohon sebanyak yang dibutuhkan untuk menghijaukan Kota Bima. Diharapkannya Pemkot Bima bisa mengawal tumbuhnya bibit tersebut. “Kalau semua bergerak untuk menanam dan menjaga, lima tahun kedepan Kota Bima bisa swasembada buah,” ujarnya.

Duta Lingkungan dan musisi legendaris, Iwan Fals mengajak masyarakat Kota Bima untuk menanam pohon dan merawatnya hingga tumbuh dengan baik. “Hutan merupakan sumber rejeki. Jadi, mari kita jaga hutan ini,” ingatnya.

Bima merupakan sumber inspirasi. Untuk itu, berbagai elemen bangsa harus bisa menjaga hutan dan laut. Sebab, jika semaunya rusak tentu saja akan berdampak negatif pada sisi-sisi yang lainnya. “Manusia dan hutan merupakan satu rangkaian yang tak bisa dipisahkan. Keduanya saling membutuhkan. Karenanya, harus dijaga secara kuat dan kongkrit,” jelas Iwan.

[dien]

Related

Headline 5424229247417317327

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item