Warga Bima Meninggal di Kalimantan, Diduga Tidak Wajar

ilustrasi mayat. Balipost.com Aktualita.info, BIMA – Warga Kota Bima, Jumiati (21 thn), mendadak meninggal di Samarinda, Kalimantan Ti...

Warga Bima Meninggal di Kalimantan, Diduga Tidak Wajar
ilustrasi mayat. Balipost.com

Aktualita.info, BIMA – Warga Kota Bima, Jumiati (21 thn), mendadak meninggal di Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis 11 September 2014. Dugaan awal warga Kelurahan Rite itu meninggal secara tidak wajar. Pihak keluarga Jumiati di Kota Bima menaruh curiga dan meminta dilakukan pemeriksaan penyebab kematian.

Informasi yang dihimpun aktualita.info, dugaan meninggal tidak wajar ini membuat pihak keluarga Jumiati sempat menaruh curiga pada Abakar (21 thn), suami Jumiati. Mengantisipasi keamanan dirinya dari hal yang tidak diinginkan menyusul kecurigaan tersebut, Abakar mengamankan diri di Polres Bima Kota. Beberapa hari setelah tiba di Kota Bima, dari samarinda Kalimantan Timur. “Benar suami almarhum (Abakar) mengamankan diri di Mapolres,” ujar Kaur Reskrim Polres Bima Kota, IPDA Subagyo.

Dia mengatakan, Abakar mengamankan diri di Mapolres Bima Kota karena terjadi kesalahpahaman dengan keluarga Jumiati. Pihak keluarga katanya, menduga Jumiati meninggal tidak wajar. “Tapi sudah kita damaikan,” tandas Subagyo di Sat Reskrim, Sabtu (13/9).

Jumiati meninggal di Samarinda Kalimantan Timur. Mayat kemudian di bawa pulang ke daerahnya di Kota Bima. Sabtu 13 September 2014, mayat Jumiati divisum di RSUD Bima. Berdasarkan hasil visum luar yang dipimpin dokter Sucipto, pada mayat Jumiati tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau meminum racun.

Disimpulkan Jumiati meninggal secara wajar. Hal itu juga diperkuat keterangan dokter RSU Samarinda Kalimantan Timur, bahwa Jumiati meninggal akibat gagal jantung.

[yudha]

Related

Hukrim 6006759748310857090

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item