Karya Bakti TMMD Diakui sebagai Solusi dan Perekat TNI-Rakyat

Kagiatan hari ke-16 TMMD Kodim/1608 Bima. Pekerjaan fisik seperti jalan usahatani dan talud mencapai 59 persen. [mrs] AKTUALITA.INFO ...

Kagiatan hari ke-16 TMMD Kodim/1608 Bima. Pekerjaan fisik seperti jalan usahatani dan talud mencapai 59 persen. [mrs]

AKTUALITA.INFO, Bima – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 1608/Bima, sangat dirasa manfaatnya oleh masyarakat. Selain merekatkan hubungan (kemanunggalan) TNI dan rakyat, kehadiran dan karya bakti TMMD memberi solusi bagi kebutuhan masyarakat, terutama petani, dalam hal sarana dan prasaran yang dapat menudukung kelancaran kegiatan pertanian.

Ketua Kelompok Tani (Poktan) So Kabula Desa Darussalam, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Abdul Salam mengaku sangat senang dengan adanya TMMD. Kata dia, sarana fisik seperti jalan usahatani dan irigasi yang sebelumnya tidak ada di wilayah setempat, kini sudah ada meski masih dalam proses pembangunan. “Saya sangat bersyukur dan berterimakasih adanya TMMD di desa kami,” ujarnya di lokasi TMMD hari ke 16 di So Kabula, Jum’at, 21 April 2017.

Ia mengaku, budaya gotong-royong yang terkesan mulai pudar, tumbuh kembali dengan adanya TMMD. Para prajurit TNI (Satgas TMMD), kata dia, telah memberi contoh yang baik terhadap masyarakat.

“Dengan kegiatan ini juga mempererat silaturhami kami dengan personil TMMD. Kami beserta anggota kelompok tani pada setiap selesai melakukan pekerjaan, kami adakan makan bersama sealakadarnya. Hal ini sangat berkesan bagi kami, karena para prajurit TNI begitu dekat dengan kami selaku masyarakat,” ucap Abdul Salam.

Ia berharap, suasana kebersamaan yang terbina melalui TMMD, dapat dijaga dengan baik oleh seluruh komponen masyarakat. Abdul Salam kembali manyampaikan rasa syukurnya atas dibangunnya jalan usahatani dan sarana lainnya.

“Rasa syukur kami haturkan. Sekarang sudah tidak ada kesulitan lagi mengenai pengangkutan hasil panen, karena jalan usahatani sudah ada meski saat ini sedang dikerjakan,” ucapnya.

Dikatannya, sebelum dibangun jalan usahatani, para petani desa setempat mengangkut hasil panen melalui pematang sawah. Kondisi demikian, diakuinya sangat merugikan petani dalam hal waktu, tenaga, dan biaya.

“Sekarang setelah adanya TMMD walaupun belum selesai dikerjakan, namun manfaat yang kami rasa sudah cukup membantu, sehingga hasil panen kami dari sawah bisa kami angkut ke rumah dengan mudah. Biaya angkut hasil panen kami juga berkurang dengan adanya jalan usahatani ini,” terang Abdul Salam sembari mengharapkan adanya pekerjaan pembukaan jalan baru lanjutan di desa Darussalam.

Untuk diketahui, pekerjaan fisik hari ke-16 TMMD mencapai 59 persen. Pekerjaan tersebut meliputi penigkatan jalan usaha tani yang menghubungkan Desa Risa dan Desa Dadibou, pembuatan talud sisi kiri dan kanan jalan usahatani di Desa Darussalam, dan peningkatan jalan usahatani di Desa Kananga Kecamatan Bolo Kabupaten Bima.

Personil Satgas TMMD yang diturunkan sebanyak 150 orang. Terdiri dari TNI-AD 111 orang, TNI-AL 8 orang, TNI-AU 8 orang, dan Polri 20 orang. Selain itu, tenaga dari Pemerintah Kabupaten Bima 3 orang dan masyarakat 100 orang.



[mrs/*]

Related

Ragam 2886277151404029072

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Recent

Comments

item