Penjualan Kondom di Kota Bima Naik Drastis, MUI Bereaksi

Ilustrasi Aktualita.info, KOTA BIMA - Penjualan alat kontrasepsi jenis kondom di Kota Bima tahun 2015 ini naik drastis dari tahun lalu....

Ilustrasi

Aktualita.info, KOTA BIMA - Penjualan alat kontrasepsi jenis kondom di Kota Bima tahun 2015 ini naik drastis dari tahun lalu. Angka penjulan mencapai 40 Persen. Diduga para pembeli kondom didominasi pasangan yang belum menikah. Fakta itu membuat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bima bereaksi.

MUI mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Kesehatan (Dikes) dan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) memperketat peredaran Kondom. “Dikes dan BPPKB segera turun ke lapangan untuk mengawasi apotik dan toko penjualan obat lainnya,” ujar Ketua MUI Kota Bima, HM Saleh Ismail, Kamis 26 Februari 2015.

Menurut Saleh, jika apotik dan toko obat dengan mudah menjual kondom pada kaum remaja dan pelajar yang belum berkeluarga, maka moral generasi bangsa ini akan hancur. “Laranglah semua pengusaha apotik dan toko obat agar tidak menjual barang itu (kondom) sembarangan,” tandasnya.

Jika pengusaha apotik masih ngeyel, Dikes harus memberikan tindakan tegas. Begitu juga dengan kaum ulama, harus memberikan pendidikan dan pembinaan ahlak kepada generasi bangsa melalui kegiatan pertemuan kelompok atau individu.

Saleh mengaku kaget mendengar pernyataan Pemerintah melalui Kepala Kesbangpolinmas Kota Bima, yang menerangkan bahwa penjualan kondom di tahun 2015 meningkat 40 porsen. Hal ini terbukti, bahwa masih ada oknum-oknum tertentu yang memanfaatkan keadaan demi mewujudkan niat jahat menghancurkan masa depan generasi bangsa. “Tidak ada kata terlambat untuk mengambil tindakan terhadap apotik nakal,” katanya.

[ald*]

Related

Ragam 4109125509013931925

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Recent

Comments

item