Kasus Dugaan Korupsi Kebun Kopi Dilirik Jaksa

  ilustrasi korupsi Aktualita.info, BIMA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Raba Bima saat ini sedang menyidik dugaan korupsi pengelolaan k...

 
Kasus Dugaan Korupsi Kebun Kopi Dilirik Jaksa
ilustrasi korupsi

Aktualita.info, BIMA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Raba Bima saat ini sedang menyidik dugaan korupsi pengelolaan kebun kopi kota terpadu mandiri (KTM) Tambora. Penyidikan tersebut, setelah Kejari mengekspos kasusnya di Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB di Mataram. Kejati meminta Kejari berkoordinasi dengan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) Perwkilan NTB. 

Kepala Kejari Raba Bima melalui Kasi Pidsus, Indrawan Pranacitra SH menjelaskan, dugaan korupsi pengelolaan kebun kopi Tambora terjadi tahun 2006 lalu. Pihaknya telah mengonfirmasi dengan Kejati untuk meminta petunjuk. “Kami sudah berkoordinasi dengan BPK utuk mengetahui kerugian Nergara,” ujarnya di Kejari Raba Bima, Senin (1/9). 

Diakui Indrawan, pihaknya telah mengetahui kerugian Negara. Namun, untuk mengarah kepada tersangka, pihaknya masih akan melakukan pemeriksaan dan kelengkapan data (pulbaket dan puldata). “Saat ini kami sedang melakukan penyidikan untuk melengkapi data-data,” tuturnya. 

Mengenenai kerugian negara, jelas Indrawan, BPK telah menemukan sekitar Rp200 juta yang tidak disetorkan sebagai PAD (pendapatan asali daerah). Pada saat itu, hak guna usaha (HGU) kebun kopi dipegang oleh PT Bayu Aji sebagai pengelola. 

Indrawan mengaku, telah memanggil Dinas Perkebunan (Disbun) dan Badan Pertanahan (BPN) Kabupaten Bima sebagai saksi. Namun pemeriksaan tersebut belum disimpulkan apakah sudah memenuhi unsur hukum atau tidak. “Nanti kami sampaikan setelah kami kaji,” katanya. 

[yudha]

Related

Hukrim 4058403306730608879

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item