Semen Langka, Warga Tanjung Blokir Jalan

Warga saat menghadang mobil pengangkut semen. /yudha  Aktualita.info, KOTA BIMA – Kelangkaan semen beberapa hari terakhir di sejumlah t...

Semen Langka, Warga Tanjung Blokir Jalan
Warga saat menghadang mobil pengangkut semen. /yudha
 Aktualita.info, KOTA BIMA – Kelangkaan semen beberapa hari terakhir di sejumlah toko bangunan, berbuntut pemblokiran jalan Padolo III dari lalulintas mobil pengangkut semen. Pemblokiran dilakukan puluhan warga lingkungan Sumbawa Kelurahan Tanjung, Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima, Sabtu pagi (1 November 2014).

Selain memblokir, warga menghadang truk pegangkut semen yang melalui jalan kembar wilayah setempat, tidak jauh dari gudang semen PT Saka Agung Abadi Bima. Sempat terjadi ketegangan antara warga dan supir dalam penghadangan itu. “Aksi ini spontan dilakukan warga yang kecewa tidak dapat membeli semen,” ujar warga Tanjung, Abdul Fatah.

Menurut Fatah, sudah sebulan warga kesulitan membeli semen. Stok semen di toko bangunan pegecer semen se-Kota Bima, oleh pemiliknya selalu dikatakan kosong. “Padahal aktivitas pengangkutan semen dari gudang setiap hari lancar,” katanya.

Dia menduga, semen sengaja dibuat langka menyusul isu kenaikan BBM. Karena setelah dicek di gudang PT Saka Agung Abadi Bima, stok semen banyak. Malahan setiap saat semen didistribusi (diangkut) ke luar. “Di toko semen langka, tapi di gudang bongkar-muatnya lancar. Kemana semen itu dibawa?” sambung warga lainnya, Yasin.

Kepala gudang semen PT Saka Agung Abadi Bima, Nyoman Jiwa mengatakan, bulan ini stok semen memang sedikit sehingga terjadi kelangkaan di sejumlah toko. Hal itu desebabkan keterlambatan proses pengiriman semen dari luar ke Bima. “Langkanya bukan karena isu kenaikan BBM, tapi kirimannya yang terlambat,” tandasnya.

Selain itu, kata Nyoman, jenis semen yang dikirim ke Bima hanya semen tiga roda. Jenis lainnya yang biasa dikirim, tonasa dan gresik, hingga saat ini belum datang. “Kalau tiga jenis semen ini bersamaan dikirim ke Bima, tidak terjadi seperti ini (langka),” jelasnya.

[yudha]

Related

Ragam 4450629664111268205

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Recent

Comments

item