Anggota DPRD Kota Bima Kunker ke Bali, Dalami Penguatan Tata Kelola Kepegawaian dan Pembangunan
Aktualita, Kota Bima – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bima melaksanakan kunjungan kerja komisi ke Kabupaten Badung, Provinsi B...
Aktualita, Kota Bima – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)
Kota Bima melaksanakan kunjungan kerja komisi ke Kabupaten Badung, Provinsi
Bali dan BKN Regional X, sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan,
legislasi, dan pendalaman tugas Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dalam rangka
memperkuat tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di daerah.
Kunjungan kerja ini menjadi sangat penting dan strategis,
salah satunya pada kunjungan ke Kantor Daerah X Badan Kepegawaian Negara
(Kanreg X BKN) yang dilaksanakan oleh Komisi I DPRD Kota Bima dan dipimpin oleh
Wakil Ketua I DPRD Kota Bima Alfian Indrawirawan S.Adm. Dalam kunjungan
tersebut, rombongan DPRD Kota Bima diterima secara resmi oleh Bapak Tubagus
selaku Sekretaris Kantor Wilayah X BKN beserta jajaran pejabat teras BKN.
Dalam pertemuan di Kanreg X BKN, Komisi I DPRD Kota Bima
memperoleh berbagai pandangan dan penjelasan strategi terkait tata kelola
kepegawaian aparatur sipil negara, mulai dari perencanaan kebutuhan ASN,
pengembangan kompetensi, sistem mutasi dan promosi berbasis merit, hingga
penegakan disiplin aparatur. Pembahasan ini dinilai sangat relevan dengan
kebutuhan Pemerintah Kota Bima dalam membangun birokrasi yang profesional,
berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan publik yang optimal.
Sementara itu, Komisi II dan Komisi III DPRD Kota Bima
diterima secara resmi oleh Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan
Rakyat Kabupaten Badung, I Wayan Wijayana, bertempat di Aula Pusat Pemerintahan
Kabupaten Badung, Mangupraja Mandala. Kunjungan Komisi II dan III ini dipimpin
langsung oleh Ketua DPRD Kota Bima Syamsurih, SH bersama Wakil Ketua II DPRD
Kota Bima Ryan Kusuma Permadi, SH.
Dalam rangkaian pertemuan tersebut, Komisi I dan Komisi II
mendapatkan banyak pandangan dan referensi terkait strategi pengembangan Kota
Bima ke depan.
Pembahasannya mencakup sektor infrastruktur bersama Dinas
PUPR dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), pengelolaan
Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan aset daerah bersama BPKAD, serta pariwisata
sebagai sektor unggulan dan ujung tombak peningkatan PAD Kabupaten Badung.
Selain itu, juga dibahas pengelolaan sampah dan lingkungan
hidup bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta pengembangan dan tata kelola
RSUD dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
DPRD Kota Bima juga mencermati bahwa keberhasilan
pembangunan di Kabupaten Badung ditopang oleh sinergi yang kuat antara
pemerintah dan masyarakat. Kontribusi masyarakat dalam menjaga kelestarian alam
serta mempertahankan kearifan lokal menjadi kekuatan utama dalam menopang
sektor pariwisata yang berdampak langsung pada peningkatan Pendapatan Asli
Daerah secara signifikan.
Peran Desa Adat di Kabupaten Badung menjadi salah satu
praktik baik yang mendapat perhatian khusus DPRD Kota Bima. Desa Adat tidak
hanya menjadi wadah pelestarian budaya, tetapi juga ruang aktualisasi
masyarakat dalam berkarya dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan. Model ini
mendorong lahirnya desa-desa lain yang ditetapkan sebagai Desa Adat, sehingga
memperluas manfaat pembangunan berbasis kearifan lokal.
Melalui kunjungan kerja ini, DPRD Kota Bima berharap
berbagai referensi kebijakan, inovasi, dan praktik terbaik yang diperoleh dapat
menjadi bahan masukan strategi dalam penyusunan kebijakan dan penguatan
pengawasan DPRD, khususnya dalam pengelolaan kepegawaian, peningkatan PAD,
pembangunan infrastruktur, pengelolaan lingkungan, serta peningkatan kualitas
pelayanan publik di Kota Bima.
[akt/*]

