KPP Pratama Raba Bima Edukasi Pelaku UMKM di Pameran Gebiar Wirausaha

Stand 'Pojok Pajak' KPP Pratama Raba Bima yang melayani informasi perpajakan pada Gebiar Wirausaha. [ist/akt] AKTUALITA.INFO ...

Stand 'Pojok Pajak' KPP Pratama Raba Bima yang melayani informasi perpajakan pada Gebiar Wirausaha. [ist/akt]

AKTUALITA.INFO, KOTA BIMA – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Raba Bima merupakan salah satu peserta dari sejumlah instansi dan BUMN yang turut memeriahkan Hari Jadi ke-72 Koperasi dan Hari UMKM Nasional Tahun 2019 yang digelar Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Kota Bima di area Gedung Seni dan Budaya, Sabtu dan Minggu, 3-4 Agustus 2019.

Pada kegiatan yang dirangkai dengan Pameran Gebiar Wirausaha tersebut, KPP Pratama Raba Bima membuka stand ‘Pojok Pajak’ tepat di bagian kanan pintu masuk gedung setempat. Stand ‘Pojok Pajak’ ini meyediakan dan melayani berbagai informasi tentang perpajakan, terutama bagi pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) di Kota Bima.

Petugas KPP Pratama Raba Bima melayani para pengunjung
Stand 'Pojok Pajak'` [ist/akt]
Untuk menambah semarak dan menarik minat pengunjung terutama masyarakat wajib pajak (WP), Stand Pojok Pajak mengadakan game berhadiah yang dipandu sejumlah pegawai KPP Pratama Raba Bima. Bagi pengunjung yang memiliki NPWP (WP Pribadi dan Lembaga/Badan Usaha), dipersilahkan mendaftar dan memainkan game berhadiah sejumlah alat tulis dan berbagai bentuk hadiah lainnya yang dimainkan pada laptop yang disediakan petugas. Selain itu, ada foto box (tempat berfoto selfie) untuk para pengunjung stand.

Menurut Kepala KPP Pratama Raba Bima melalui Kepala Seksi Ekstensif dan Penyuluhan, Parizal, event tersebut merupakan salah satu momentum yang tepat untuk memberikan edukasi pajak kepada masyarakat, terutama Wajib Pajak UMKM. “Pada event ini kita lebih kepada kerjasama memberikan edukasi kepada wajip pajak UMKM,” katanya di lokasi kegiatan, Minggu pagi, 4 Agustus 2019.

Karena UMKM memulai usaha dari awal pada titik tertentu, jelas dia, maka mereka (pelaku usaha) tidak akan statis pada UMKM. Usaha mereka nanti diproyeksikan akan menjadi besar. “Kita sudah mengenalkan (edukasi) pajak kepada mereka sejak mulai dari awal. Langkah besar mereka sudah mengenal kita, sudah familiar dengan pajak,” jelasnya.

Parizal mengatakan efeknya memang tidak sekarang. Namun pihaknya melihat pertanggungan pajak itu setelah masa depan mereka. “Yang sekarang ini kita harap mulai dari kecil sudah patuh pajak,” ujarnya.

Geliat UMKM di Kota Bima, diakuinya memang belum memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pajak. Namun dari jumlah wajib pajak, UMKM ini mendominasi. “Dari agregat nasional juga sama, secara jumlah sangat besar. Memang secara kontribusi UMKM belum terlalu signifikan, tapi mereka yang besar itu mulai dari kecil,” terangnya.

Menurut Parizal, data UMKM di Kota Bima cukup banyak. UMKM ini, kata dia, banyak secara ekonomi karena pengalaman dari krisi ekonomi 1998 lalu, yang bertahan itu adalah UMKM. “UMKM adalah tulang punggung perekonomian, termasuk koperasi juga disini yang kita edukasi,” katanya.

Ia menambahkan, UMKM secara perpajakan memiliki trik khusus, tidak sama dengan usaha yang besar. Kontribusinya diharapkan tetap berkesinambungan, tidak sekali-sekali. “Tapi tetap pada tujuan akhirnya kita harapkan taat pajak. UMKM ini punya segmen, kita turun langsung memberikan edukasi dan penyuluhan perpajakan seperti pada event ini,” ungkapnya.

“Kegiatan edukasi dan penyuluhan ini rutin kita lakukan setiap tahun. Pada event ini merupakan partisipasi kesekian kalinya KPP Pratama Raba Bima, karena UMKM adalah sahabat pajak,” tutup Parizal.

[akt.01]

Related

Pemerintahan 5178618970619450938

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item