KPU Kota Bima "On The Road" Tahapan Pemilu ke Pemecah Batu

  Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kota Bima, Yety Safriati, menyosialisasi tahapan Pemilu k...

 

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kota Bima, Yety Safriati, menyosialisasi tahapan Pemilu ke pemecah batu (ist/akt).
Aktualita, Kota Bima - Menyebarluaskan informasi terkait tahapan penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bima melaksanakan kegiatan sosialisasi keliling ke tempat pemecah batu. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari, dari tanggal 25 sampai dengan 26 Desember 2022.

Ada beberapa lokasi yang menjadi sasaran kegiatan Sosialisasi On The Road KPU Kota Bima. Diantaranya, pemecah batu yang ada di jalan lintas Dana Traha Lingkungan Waki Kelurahan Manggemaci, kemudian pemecah batu di jalan lintas Sonco Tengge Kelurahan Sambinae Kecamatan Mpunda serta pemecah batu di Kelurahan Rontu Kecamatan Raba.

Informasi yang disampaikan pada kegiatan tersebut mulai dari hari pemungutan suara, syarat untuk memberikan hak suara di Tempat Pemungutan Suara, syarat untuk menjadi pemilih, hingga informasi terkait apa saja yang akan dipilih pada Pemilu Tahun 2024 yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024. 

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kota Bima, Yety Safriati menuturkan, untuk menyebarluaskan informasi terkait hari pemungutan suara Pemilu 2024 dan tahapan penyelenggaraannya, KPU Kota Bima intens melakukan kegiatan sosialisasi. Satu diantaranya dengan melakukan kegiatan sosialisasi keliling ke tempat pemecah batu yang ada di Kota Bima.

Dijelaskan Yety, ada beberapa lokasi yang menjadi sasaran kegiatan sosialisasi keliling tersebut. Diantarnya, pemecah batu yang ada di Sonco Tengge Kelurahan Sambinae, pemecah batu yang ada di jalan Dana Traha Kelurahan Manggemaci dan pemecah batu di Kelurahan Rontu. 

Menurutnya, kegiatan sosialisasi seperti itu, akan memberikan hasil yang lebih maksimal. Jika dibandingkan dengan mengumpulkan para pemecah batu di satu tempat yang sudah ditentukan. Karena belum tentu, mereka bersedia untuk menghadiri kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan oleh KPU Kota Bima.

"Lebih maksimal kita datangi langsung seperti ini. Kalau kita kumpulkan mereka di kantor lurah masing-masing, saya tidak yakin mereka bisa hadir semua," ujar Yety.

Diakui Yety, kegiatan sosialisasi keliling tersebut mendapat respon positif dari masyarakat yang menjadi sasaran kegiatan sosialisasi. Hal tersebut dibuktikan dengan sikap antusias para pemecah batu, saat mendengarkan beberapa informasi yang disampaikan.

Lanjut Yety, selain mendatangi para pemecah batu, ada beberapa sasaran kegiatan sosialisasi keliling selanjutnya. Satu diantaranya adalah masyarakat yang tinggal di daerah relokasi. Karena menurut Yety, masyarakat yang tinggal di daerah relokasi harus memahami syarat dan ketentuan untuk memberikan hak suara di TPS.

"Terget Sosialisasi On The Road KPU Kota Bima berikutnya adalah masyarakat yang ada di daerah relokasi," tutup Yety.

[akt.02]

Related

Politik 2702047265702811126

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item