Tuntut Ganti Rugi Motor Dibakar Warga, Puluhan Pemuda Sarae Blokade Jalan Melayu-Kolo

Jalan Lintas Melayu-Kolo di bagian utara jembatan Ule, diblokade warga. AKTUALITA.INFO , KOTA BIMA - Aksi blokade jalan dilakukan sekelompok...

Jalan Lintas Melayu-Kolo di bagian utara jembatan Ule, diblokade warga.

AKTUALITA.INFO, KOTA BIMA - Aksi blokade jalan dilakukan sekelompok pemuda Lingkungan Sarae Kota Bima, di jalan lintas Melayu-Kolo, Senin (8/2). Ini buntut dari kasus pengeroyokan dan pembakaran motor di Pantai Bonto beberapa waktu lalu.

Blokade jalan dilakukan puluhan pemuda dengan kayu, batu ukuran besar dan ban bekas yang dibakar. Akibatnya, arus lalu lintas yang menghubungkan Kelurahan Kolo dengan kelurahan lain terhambat.

Kapolres Bima Kota melalui Kasubbag Humas IPDA Ridwan mengatakan, blokade jalan tepat di sebelah utara jembatan Ule, terkait kasus pembakaran sepeda motor warga Sarae, Farul. Kasus itu terjadi di tempat wisata Pantai Bonto, Kelurahan Kolo pada 3 Januari 2021 lalu.

"Pemilik motor menuntut ganti rugi senilai Rp 22 juta pada warga yang membakar, yang hingga hari ini belum terealisasi," ungkapnya.

Mengetahui aksi tersebut kata Ridwan, Kapolsek Asakota bersama personil langsung mendatangi lokasi dan memberi pemahaman hukum pada massa sambil membuka akses jalan.

Sementara, Camat Asakota yang juga hadir di lokasi mengarahkan massa untuk bertemu dengan para pihak. Di Aula Kantor Camat Asakota pada Selasa (9/2) pukul 09.00 wita.

"Mediasi berakhir pukul 10.30 dengan aman dan arus lalulontas kembali lancar," jelasnya. Ridwan mengaku, kasus tersebut telah dilaporkan korban ke Polres Bima Kota dan pelakunya masih lidik. 

[akt.01]

Related

Hukrim 4703024457930125154

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item