Tangkal Corona; Guru Toi Bagikan Ember, Masker dan Sabun di 10 Desa di Kabupaten Dompu

Anggota DPRD Provinsi NTB Akhdiansyah SHi membagikan ratusan ember, masker, sabun dan media informasi Corona di 10 desa di Kabupaten Dompu...

Anggota DPRD Provinsi NTB Akhdiansyah SHi membagikan ratusan ember, masker, sabun dan media informasi Corona di 10 desa di Kabupaten Dompu

AKTUALITA.INFO, DOMPU - Anggota DPRD Provinsi NTB Akhdiansyah SHi kembali bergerak memerangi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Dompu. Rabu (15/4) Sekretaris Fraksi Partai PKB ini membagikan 100 ember, sabun cuci tangan, masker dan media informasi Corona.

Aksi sosial politisi yang akrab disapa Guru Toi itu dilakukan di 10 desa di Kabupaten Dompu. Bantuan itu pun disambut hangat masyarakat.

Akhdiansyah mengatakan, pembagian ember, masker, sabun dan media informasi Corona dilakukan sebagai bentuk bakti sosial pada masyarakat. Sekaligus langkah nyata menangkal penyebaran virus Corona di Kabupaten Dompu. “Kegiatan ini murni karena hati nurani," kata Guru Toi usai menyerahkan bantuan.

Selain menyerahkan bantuan, Guru Toi juga menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat tentang bahaya Covid-19. Seperti, tidak sering keluar rumah, menerapkan pola hidup sehat dengan rajin cuci tangan, makan makanan bergizi, serta rajin berolahraga.

"Kesadaran masyarakat dalam mentaati aturan pemerintah merupakan salah satu cara memutus rantai penyebaran Covid-19," ajaknya.

Sebelum membagikan ember, masker dan sabun, tim relawan Guru Toi juga melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah tempat. Kegiatan itu dilakukan di Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu.

"Kegiatan ini akan terus berlanjut. Saya berharap warga tidak panik dan hindari karamaian. Semoga wabah Corona ini segera berlalu," harapnya.

[akt.01]

Related

Sosbud 8099618743575670664

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item