Jasad Petani ini Ditemukan Anaknya di Kebun Jagung

Korban saat dievakuasi warga dari kebun jagung ke rumah duka [akt] AKTUALITA.INFO , KOTA BIMA - Rusdin, 45 tahun, warga Kebanta, Kelura...

Korban saat dievakuasi warga dari kebun jagung ke rumah duka [akt]

AKTUALITA.INFO, KOTA BIMA - Rusdin, 45 tahun, warga Kebanta, Kelurahan Nungga, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima, ditemukan meninggal di kebun jagung kelurahan setempat. Belum diketahui penyebab kematian petani yang sedang menjaga tanaman jagung. Namun, diduga  korban meninggal disengat aliran listrik.

Kapolres Bima Kota AKBP Haryo Tejo Wicaksono SIK SH melalui Kasubbag Humas AKP Hasnun menuturkan, jasad korban pertamakali ditemukan Astuti, anak kandung korban, Selasa (3/3). Saat pelajar 12 tahun itu mengantarkan makan siang untuk korban sekitar pukul 11.00 Wita.

“Sejak kemarin malam korban menjaga kebun jagungnya. Korban ditemukan anaknya tergeletak di tanah dalam kondisi sudah meninggal,” kata Hasnun, Rabu (4/3).

Dikatakan, di samping jasad korban terdapat kabel listrik. Warga kemudian mengevakuasi jasad korban ke rumahnya, setelah anak korban Astuti berteriak minta tolong kepada para petani di sekitar perkebunan tersebut.

Berdasarkan keterangan istri korban Maemunah, jelas Hasnun, korban memiliki 1 unit genset (mesin pembangkit listrik) yang digunakan untuk menerangi kebun miliknya. Genset itu juga dipakai sebagai alat setrum untuk melindungi tanaman dari serangan hama babi dan hewan lainnya. “Korban menggunakan kabel listrik telanjang yang dipasang di dalam areal kebun,” ungkapnya.

Atas kejadian tersebut, tambah Hasnun, Maemunah dan keluarga ikhlas menerimanya. Korban dimakamkan di kompleks pemakaman Kabanta sekitar pukul 19.30 Wita. “Istri dan anak-anak korban tidak melakukan tindakan hukum atas peristiwa ini. Mereka ikhlas menerima kematian almarhum,” pungkasnya.

[akt.01]

Related

Hukrim 7840503160053093447

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item