Tekan Kecelakaan di Laut, Dishub Sosialisasi Keselamatan Berlayar

Nelayan dan masyarakat Desa lamere Kecamatan Sape antusias mengikuti sosialisasi keselamatan berlayar. [akt/ist] AKTUALITA.INFO , BIM...

Nelayan dan masyarakat Desa lamere Kecamatan Sape antusias mengikuti sosialisasi keselamatan berlayar. [akt/ist]

AKTUALITA.INFO, BIMA - Pemkab Bima melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bima menyosialisasi tentang keselamatan transportasi laut pada nelayan dan masyarakat Desa Lamere, Kecamatan Sape, Senin (18/2). Sosialisasi keselamatan berlayar itu, sebagai bentuk perhatian Pemkab Bima terhadap masyarakat dan nelayan desa setempat.

Kepala Bidang Perhubungan Laut Dishub Kabupaten Bima, Abubakar, SE bertindak selaku narasumber dalam sosialisasi tersebut. Dia didampingi Kasubag Program dan Pelaporan, Arief Rachman.

Abubakar menyebut, sosialisasi keselamatan transportasi laut menghadirkan 59 peserta. Terdiri dari aparatur pemerintah desa, anggota BPD, dan para nelayan dan masyarakat Desa Lamere. Tujuannya, untuk menekan terjadinya kecelakaan di laut.

“Kegiatan ini digelar dalam upaya peduli keselamatan pelayaran menuju Zero Accident di laut,” sebut Abubakar dalam keterangan tertulis yang disampaikan Kabid Dinas Kominfostik Kabupaten Bima, Suryadin, M.Si, Selasa (18/2).

Dikatakan, sosialisasi keselamatan dalam berlayar ini merupakan bagian dari program Dishub dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan nelayan. Sehingga, tercipta hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat.

Mantan Camat Donggo ini menjelaskan beberapa hal yang berkaitan dengan keselamatan pelayaran. Antara lain, kelengkapan dokumen kapal, kesiagaan keselamatan navigasi dan komunikasi, ketepatan prediksi cuaca sebelum pelayaran, ketersediaan peralatan keselamatan diri, serta penyimpanan nomor darurat yang bisa dihubungi apabila terjadi permasalahan di laut.

"Berbagai persiapan itu kerap disepelekan, padahal ini penting sifatnya. Kalau ada yang kurang, jangan berlayar dulu. Semua persiapan itu mesti tersedia dan pastikan berfungsi dengan baik," kata Abubakar.

Bagi para nelayan tradisional, dia mengimbau agar mempersiapkan segala peralatan yang menunjang keselamatan selama di laut. Terutama pelampung, bahan bakar cadangan, dan alat komunikasi yang dapat dipakai untuk menguhubungi orang-orang di daratan saat terjadi masalah.

"Masyarakat dan nelayan sangat antusias menyambut sosialisasi ini. Kami harapkan dengan kegiatan ini peserta semakin paham pentingnya menjaga keselamatan saat melakukan pelayaran. Karena, laut tidak bisa ditebak, segala kemungkinan bisa terjadi dan berubah secara cepat dan di luar dugaan," tukasnya.

[akt.02]

Related

Pemerintahan 8835127150223401797

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item