Mutasi Pejabat Kerap Dikritik, Dewan: Bupati Selalu tidak Profesional

AKTUALITA.INFO , BIMA - Mutasi pejabat fungsional maupun struktural di lingkungan Pemkab Bima, selalu dikritik. Sebagai pemilik hak prerogr...

AKTUALITA.INFO, BIMA - Mutasi pejabat fungsional maupun struktural di lingkungan Pemkab Bima, selalu dikritik. Sebagai pemilik hak prerogratif mutasi, Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri kerap disorot karena dinilai memberikan ‘kursi empuk’ kepada orang-orang yang tidak berkompeten.

Muhammad Aminurlah
Hal itu menurut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima Muhammad Aminurllah, disebabkan mutasi maupun rotasi tidak dilakukan secara profesional. Kata dia, bupati tidak mengedepankan kompetensi seseorang berdasarkan kualitas maupun kualifikasi keilmuannya. Dalam menempatkan masing-masing ASN pada suatu posisi atau jabatan tertentu.

“Saya tetap memonitor mutasi. Bupati selalu tidak profesional. Potensi yang ada di Pemda ini harus benar-benar dimanfaatkan,” kata Aminurllah di Sekretariat DPRD Kabupaten Bima, Selasa (7/1).

Politisi Partai Amanat Nasional Kabupaten Bima ini menuturkan, seseorang (ASN) yang ditempatkan pada jebatan tertentu harus berintegritas. Selain memiliki komitmen katanya, juga memiliki moralitas.

Dengan begitu jelas Aminurllah, tujuan membangun derah dan menyejaterahkan masyarakat dapat tercapai dengan baik. Sehingga kemudian, kinerja Pemda di bawah kendali bupati dan wakil bupati diparesiasi masyarakat luas.

“Penempatan pejabat itu harus orang-orang yang memiliki moralitas. Jangan orang-orang yang tidak punya integritas,” tandasnya.

Meski mutasi dan rotasi maupun promosi pejabat merupakan hak prerogratif bupati. Aminurllah menegaskan, saran dan pendapat yang positif dan konstruktif terkait hal itu perlu dijadikan landasan dan pertimbangan.

“Itu memang hak prerogratif bupati, tapi kami memberikan pandangan agar Pemda berjalan dengan baik. Sehingga kinerja bupati dan wakil bupati diapresiasi masyarakat,” tegas legislator tiga periode ini.

Demikian pihak Bapperjakat tutur Aminurllah, bagaimana ide berpikirnya dalam membantu bupati. Untuk membangun daerah dengan menempatkan orang-orang yang berkompeten.

“Saya hanya memandang bagaimana IDP (Indah Dhamayanti Putri) ini berhasil dalam pemerintahan. Jangan sampai masyarakat kita bertanya, apasih kinerja dia,” imbuhnya.

Aminurllah kembali menegaskan, mutasi rotasi maupun promosi di lingkungan Pemkab Bima harus profesional. Dengan menempatkan orang-orang yang berkompeten. Jangan karena faktor kedekatan, apalagi ada unsur politis.

“Sekali lagi, saya hanya memberikan pandangan. Agar kepala daerah IDP ini berhasil sebagai pemimpin. Jangan sampai masyarakat bertanya tentang kinerjanya,” ungkap dia.

Aminurrlah menilai, mutasi pejabat fungsional yang dilakukan beberapa hari lalu bernuansa politis. Karena tidak lebih dari sembilan bulan lagi, Pilkada berlangsung. “Mutasi yang kemarin ada unsur politis karena dekat pilkada,” tukasnya.

Dia berharap mutasi dan rotasi maupun promosi selanjutnya nanti, bisa lebih baik dari sebelumnya. Harus memberikan dampak positif bagi perkembangan kinerja.

“Harapan saya mutasi kemarin lebih baik dari sebelumnya. Di ruang Banggar maupun rapat paripurna, mutasi ini selalu saya katakan harus ada perkembangan. Perkembangan misalnya, pendapatan daerah meningkat dan lain-lain,” tutup Aminurllah.

[akt.01]

Related

Politik 6716914140765366455

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

SELAMAT IDUL FITRI 1445 H

Comments

Recent

item