Tahun 2017, Semua Kecamatan di Dompu Akan Dibentuk Kampung KB

AKTUALITA.INFO , Dompu - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, merencanakan mem...

AKTUALITA.INFO, Dompu - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, merencanakan membentuk Kampung Keluarga Berencana (Kampung KB) diseluruh kecamatan.

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Penyuluhan, dan Penggerakan DPPKB Kabupaten Dompu, Yayat Nurhidayat, mengatakan tahun anggaran 2017 ini pihaknya akan membentuk kampung KB disemua Kecamatan dengan total 8 kecamatan.

Yayat Nurhidayat
Menurutnya, Kampung KB diperlukan diseluruh desa dan kelurahan di Indonesia termasuk di Kabupaten Dompu. Karena akan membantu menyukseskan program KB.

Program KB itu sendiri, katanya, sangat membantu dalam meningkatkan kualitas hidup manusia dan kesejahteraan keluarga pra-sejahtera menuju keluarga yang lebih baik. "Kampung KB akan membangun masyarakat Dompu lebih sejahtera dari tingkat keluarga," ujar Yayat di Dompu, Sabtu 11 Februari 2017.

“Kita harus memperkuat dan merevitalisasi program KB dan keluarga sejahtera, dimana jangan hanya berhenti pada pencanangan, tapi harus dengan aksi dan gerakan,” tambah dia.

Yayat mengingatkan, hal terpenting dari pencanangan Kampung KB adalah gerakan dari program-program KB yang mampu bersinergi dengan program pendidikan, kesehatan, perumahan, lingkungan, dan lainnya. Antaralain dengan sosialisasi, komunikasi, edukasi tentang program KB kepada masyarakat, dan pelayanan KB ditingkat desa dan kelurahan.

Apalagi lanjut Yayat, beberapa tahun ke depan Indonesia akan mengalami bonus demografi, yakni kondisi jumlah usia produktif lebih tinggi dibanding yang tidak produktif. Kondisi tersebut akan menjadi bencana jika kualitas hidup manusia Indonesia rendah. Sebaliknya, bonus demografi akan menjadi anugerah jika kualitas hidup manusia di Dompu tinggi.

“Karenanya, dengan program KB diharapkan menjadi pintu untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup manusia,” tuturnya.

Kembali ia mengingatkan dengan adanya Kampung KB, diharapkan manfaat program KB dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terutama di wilayah kategori miskin, padat penduduk, dan daerah terpencil yang tersebar. Keberhasilan Kampung KB tidak terlepas dari partisipasi semua pemangku kepentingan dan masyarakat. “Dan itu mutlak diperlukan termasuk keterlibatan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat itu sendiri,” terang Yayat.

Dia mengungkapkan, pelaksanaan program KB melalui Kampung KB saat ini lebih difokuskan pada masyarakat tidak mampu. Selain itu, tidak punya akses terhadap fasilitas kesehatan melalui program pembinaan dan kesejahteraan masyarakat. Antara lain Posyandu, Bina Keluarga Balita (BKB), pusat informasi dan konseling remaja, pelayanan KB, Bina Keluarga Lanjut (BKL), serta Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) dan program-program lainnya.

[yani]

Related

Headline 1089698388475684717

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item