Embat Motor Kades, Berusaha Kabur, Remaja ini Ditembak Polisi

Pelaku dan barang bukti sepeda motor yang diamankan polisi. AKTUALITA.INFO , Bima – Seorang remaja asal Desa Tolo Uwi, Kecamatan Mo...

Pelaku dan barang bukti sepeda motor yang diamankan polisi.

AKTUALITA.INFO, Bima – Seorang remaja asal Desa Tolo Uwi, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Jhd (17 thn), ditembak polisi karena diduga terlibat kejahatan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

Jhd terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas oleh personil Polres Bima Kabupaten karena berusaha melarikan diri dalam upaya penangkapan, Kamis, 2 Februari 2017. Ia diduga mencuri sepeda motor milik Kepala Desa Monta, Yusuf. “Pelaku kita tangkap di kampungnya Desa Tolo Umi,” kata Kapolres Bima Kabupaten, AKBP M. Eka Fathurahman, S.IK, Kamis, 2 Februari 2017.

Eka berujar, penangkapan terhadap pelaku berawal dari laporan Kades Monta yang kehilangan motor saat diparkir disebuah rumah makan Desa Padolo, Kecamatan Palibelo, Rabu kemarin (1/2/2017). Usai mendapat laporan, pihaknya langsung menyelidiki dan menelusuri jejak pelaku yang telah diketahui identitasnya tersebut. “Pelaku masuk dalam target operasi,” ujarnya.

Saat ditangkap, kata Eka, pelaku berusaha kabur dan bersembunyi di rumah salahsatu warga desa setempat. Meski beberapa kali telah diberi tembakan peringatan, namun pelaku tetap berusaha kabur dari sergapan petugas. “Terpaksa kita lumpuhkan pelaku dengan tembakan di paha bagian kirinya,” akunya.

Setelah dipastikan tidak berdaya, pelaku kemudian dirujuk ke Puskesmas Monta ditangani secara medis. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kata Eka, pelaku akan ditahan dan diproses secara hukum. “Dari tangan pelaku kita amankan barang bukti sepeda motor jenis satria FU,” pungkasnya.

[AL]

Related

Hukrim 3212087929498962269

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item