Polisi Janji Usut Kematian Ompu Heso, Warga Diminta tidak Lagi Blokir Jalan

Blokir jalan, warga membakar kayu dan ban bekas di ruas jalan penghubung Kecamatan Bolo dan Soromandi. AKTUALITA.INFO , Bima – Kapolsek...

Blokir jalan, warga membakar kayu dan ban bekas di ruas jalan penghubung Kecamatan Bolo dan Soromandi.
AKTUALITA.INFO, Bima – Kapolsek Madapangga Polres Bima Kabupaten, Ipda Rusdin menegaskan pihaknya akan mengusut tuntas penyebab kematian Hasan alias Ompu Heso. Seorang warga desa Tumpu Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, yang ditemukan meninggal oleh warga di lapangan Desa Monggo, Kecamatan Madangga, Jum’at (9/9) lalu. 

“Kami akan mengusut tuntas. Kami meminta waktu agar kasus ini dipercayakan kepada aparat. Warga juga harus membantu kami untuk kelancaran proses penyelidikan,” katanya di hadapan warga Tumpu pada saat memblokir jalan lintas Bolo-Soromandi, Minggu (11/9). 


Kapolsek berharap aksi pemblokiran tidak lagi dilakukan. Sebab menurut Rusdin hal itu akan menambah masalah baru. Karena akan mengganggu dan menghambat aktivitas masyarakat yang melewati jalan itu. “Blokir jalan bukan solusi yang tepat. Untuk itu kami berharap agar kejadian ini tidak kembali terulang,” ujarnya. 

Usai mendapat arahan Kapolsek, warga kemudian membuka kembali jalan yang sempat diblokir. Hanya saja, mereka mengancam akan melakukan aksi serupa, bilamana kasus itu tidak diungkap dan dan tidak ada hasilnya dalam empat hari kedepan. “Apabila kasus ini tidak segera diungkap dalam empat hari kedepan. Bukan saja jalan lintas Bolo-Soromandi ini yang dibliokir. Namun jalan negara, tepatnya di pertigaan Donggo akan dilakukan aksi serupa,” ujar warga Tumpu, Misran alias Kanal. 

Menantu alrmahum Husen ini, mengaku sejak ditemukan dan di bawa ke RSUD Bima untuk dilakukan outopsi, hingga saat ini pihak keluarga belum mengetahui motif dan penyebab kematiannya. Keluarga curiga kematiannya ada kejanggalan, karena korban selama ini dalam keadaan sehat. “Makanya kami mendesak agar kasus ini diungkap. Karena kami curiga kematian alhmarhum ada indikasi kekerasan. Sementara jenazah alharmum sudah dimakamkan Sabtu, (10/9) sore,” pungkasnya. 

[dien]

Related

Hukrim 4955567299463310123

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

FESTIVAL MBOJO LITERASI

Comments

Recent

REKAPITULASI DPS PEMILU 2024 Tk. KAB. BIMA

item