Pemkot Bima Agendakan Deklarasi Anti Terorisme, Dua Tokoh Penting ini Akan Hadir

Wali Kota Bima, HM Qurais H Abidin bersama Menkopolhukam, Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan (atas). Wali Kota Bima bersama Wakil...

Wali Kota Bima, HM Qurais H Abidin bersama Menkopolhukam, Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan (atas). Wali Kota Bima bersama Wakil Ketua MK, Anwar Usman SH MH (bawah). Foto: HumasPro
AKTUALITA.INFO, Kota Bima – Pemerintah Kota (Pemkot) Bima mengagendakan deklarasi anti radikalisme dan terorisme pada tanggal 19 Juli 2016 mendatang. Deklarasi akan dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Jenderal TNI (Purnawirawan) Luhut Binsar Pandjaitan dan Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman SH MH. 

“Deklarasi dilaksanakan di Lapangan Serasuba, Jalan Soekarno-Hatta Kota Bima,” ujar Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Bima, Ihya Ghazali S.Sos, Rabu (13/7).

Deklarasi anti radikalisme dan terorisme merupakan kerjasama antara Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) NTB yang dipimpin oleh Lalu H Muji Tahir dan Pemkot Bima.

Berbagai persiapan terkait acara tersebut sudah mulai dilaksanakan oleh jajaran Pemkot bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama Kota Bima dan berbagai organisasi keagamaan, antara lain MUI dan FKUB.

Ihya mengatakan Wali Kota Bima menargetkan 5.000 peserta untuk menghadiri acara tersebut. Mulai dari kalangan Aparatur Sipil Negara, pemuda, pelajar, paguyuban, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat, baik dari Kota Bima maupun Kabupaten Bima dan Dompu.

Naskah deklarasi memuat tiga pernyataan sikap. Yaitu menolak segala paham dan aksi radikalisme dan terorisme, melawan dan memerangi segala paham dan aksi radikalisme dan terorisme, dan siap berperan serta aktif dalam pencegahan segala paham dan aksi radikalisme dan terorisme.

Ihya menuturkan, saat menerima Wali Kota Bima di ruang kerjanya (Rabu, 13 Juli 2016), Menkopolhukam menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemkot Bima untuk mengeluarkan pernyataan sikap yang tegas untuk melawan terorisme dan radikalisme. “Bentuk komitmen kolektif seperti ini, akan mengikat masyarakat dan pemerintah serta aparat untuk berjuang bersama mewujudkan masyarakat yang damai dan anti kekerasan,” jelas Ihya.

[yudha]

Related

Ragam 5174137130917026630

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

SELAMAT IDUL FITRI 1445 H

Comments

Recent

item