Pandai Besi di Donggo Hampir Punah Tergerus Zaman

AKTUALITA.INFO , DonggoBima - Perkembangan dan Kemajuan Zaman yang ditopang oleh teknologi dan informasi menyebabkan segala aktivitas manus...

AKTUALITA.INFO, DonggoBima - Perkembangan dan Kemajuan Zaman yang ditopang oleh teknologi dan informasi menyebabkan segala aktivitas manusia dimudahkan. Tapi tidak dengan pandai besi. Sebab pandai besi khususnya di Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima sudah mulai terkikis dan hampir punah dari peredaran.

Pandai besi di Donggo, Irfan dan rekannya saat membuat parang. foto: moen
Eksisitensi pandai besi pada bebepara daerah sudah jarang dipublikasi di media massa (elektronik dan media cetak). Apalagi di Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat. Seorang pandai besi yang sampai hari ini masih menggeluti profesinya sebagai pandai besi tradisional adalah Irfan. Warga Dusun Kamunti, Desa Mpili, Kecamatan Donggo, itu masih menjaga nilai-nilai kearifan lokal.

"Pekerjaan ini saya lakoni sejak almarhum ayah saya yang berprofesi sebagai seorang pandai besi. Sejak itulah saya mulai menggelutinya," ungkapnya pada Aktualita.info saat bertandang ke rumahnya, belum lama ini.

Menurutnya, pandai besi sudah ada sejak dahulu. Karena hampir seluruh masyarakat Donggo membutuhkan perlengkapan untuk bertani, seperti parang (Cila Mboko), kapak, linggis, dan sabit. "Ini membuktikan bahwa keberadaan pandai besi di tengah masyarakat yang notabenenya sebagai petani sangat membutuhkan alat perlengkapan untuk bertani," tutur Irfan.

Dia menjelaskan, pekerjaan itu sudah berjalan hampir sepuluh tahun. Setiap hari dilakukan apalagi permintaan masyarakat sangat tinggi. Didukung dengan harganya yang cukup relatif. "Ini harus saya lakukan, sebab kebutuhan dan permintaan masyarakat sangat tinggi. Apalagi sudah mulai memasuki musim-musim tanam," terangnya.

Irfan berharap pada pemerintah memperhatikan profesi-profesi seperti tukang besi atau pandai besi. Karena tanpa perhatian pemerintah, keberadaan pandai besi semakin hari akan semakin punah. “Oleh sebab itu, kami sangat berharap bantuan secara moril maupun mareril dari pemerintah untuk mendukung keberlangsungan pandai besi yang ada di Kabupaten Bima umumnya, dan Kecamatan Donggo pada khususnya,” harap Irfan.

[moen]

Related

Headline 6662331190941319586

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item