Dicurigai Dukun Santet, Bakri Babak Belur Dihajar Warga

  Bakri saat ditemui Kabid Propam Polda NTB, AKBP Beny Basyir, di Mapolres Dompu. Foto: yani AKTUALITA.INFO, DOMPU – Bakri (60 ...

 
Bakri saat ditemui Kabid Propam Polda NTB, AKBP Beny Basyir, di Mapolres Dompu. Foto: yani
AKTUALITA.INFO, DOMPU – Bakri (60 tahun), warga Desa Adu, Kecamatan Hu`u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, babak belur dihajar warga karena dicurigai dukun santet. Bakri selamat dari maut setelah petugas Polsek Hu’u cepat turun lokasi mengamankannya dari amukan warga yang beringas. Kejadiannya Minggu (09/08), sekitar pukul 23.14 Wita.

Bakri sudah enam tahun berdomisili  di  desa tersebut, dituduh melakukan perbuatan santet terhadap salah seorang perempuan yang merupakan tetangganya sendiri. Perempuan itu masih memiliki hubungan kekeluargaan dengan istrinya.

Kapolsek Hu’u Polres Dompu, Inspektur Dua Bobi Adhar, membenarkan kejadian tersebut. Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya telah mengamankan Bakri di Mapolres Dompu.

Dijelaskan, sekitar pukul 23.14 Wita sejumlah warga menyerang kediaman Bakri. Warga melempari rumahnya dengan batu. Untungnya saat aksi pelemparan itu, Bakri sedang tidak ada di rumahnya. “Saat rumahnya diserang, Bakri sedang nonton televisi di rumah saudaranya yang tidak jauh dari rumahnya,”  teran Bobi.

Mendengar rumahnya diserang warga, Bakri menyelamatkan diri di rumah salah seorang Babinsa di desa setempat. Beberapa saat Mendapatkan informasi, parat Polsek Hu`u langsung turun ke lokasi untuk menenangkan warga dan mengamankan Bakri.

Ketika Bakri diamankan, warga kembali melakukan aksi brutalnya dengan melempari rumah Babinsa dan menghalangi mobil petugas Kepolisian saat hendak mengevakuasi Bakri.  “Mobil petugas bahkan menjadi sasaran warga, kaca serta beberapa bagian samping mobil pecah akibat lemparan batu,” kata Bobi.

Polisi berhasil keluar dari kerumunan warga dengan memaksa menerobos barikade warga. Malam itu juga Bakri diamankan di Mapolres Dompu, “Kita masih melakukan penyelidikan, informasi yang kami dapatkan, oleh warga Bakri dituduh melakukan Santet,” ungkap Boby.

Bakri yang ditemui di ruang Sat Reskrim Polres Dompu membenarkan dirinya dituduh warga melakukan santet. Namun dia membantah melakukan perbuatan tersebut. “Saya tidak tahu pak, saya memang pernah berprofesi sebagai dukun, tapi itu niatnya hanya membantu orang,” akunya.  

Akibat kejadian tersebut Bakri mengalami beberapa luka di wajah, punggung dan kaki akibat terkena lemparan batu oleh warga. “Yang dituduhkan ke saya itu, orang yang mengalami sakit kepala saja dan bahkan masih punya hubungan keluarga dengan istri saya,” jelas Bakri.


[yani]

Related

Hukrim 6783251875948611431

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item