Jaksa Tahan Tiga Tersangka Korupsi ‘Air Bersih’

Ilustrasi Aktualita.info, BIMA – Tiga tersangka korupsi pendistribusian air bersih pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabu...

Jaksa Tahan Tiga Tersangka Korupsi ‘Air Bersih’
Ilustrasi

Aktualita.info, BIMA – Tiga tersangka korupsi pendistribusian air bersih pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Raba Bima. Mereka adalah mantan Kepala BPBD Kabupaten Bima yang kini staf Dishubkominfo, Sulhan, mantan kepala PDAM Bima, Irianto, dan Jaharudin. Ketiganya ditahan Rabu 1 Oktober 2014, setelah Tim Jaksa memeriksa dari pukul 09.00 Wita hingga pukul 12.00 Wita. “Tiga tersangka kami tahan,” kata Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Raba Bima, Indrawan Pranacitra.

Tiga tersangka kemudian dibawa ke Rutan Bima sebagai tahanan titipan Kejaksaan. Terlihat saat itu, Sulhan dan Irianto alias Toto sedih berangkulan hingga meneteskan air mata di depan Jaksa. Sedangkan Jaharudin, terlihat ke luar belakangan dan terkesan tidak mau mendekati Sulhan.

Sulhan tampak rileks mengacungkan dua jempolnya pada sejumlah wartawan yang memotretnya. Berbeda dengan Jaharudin yang tidak ingin dipotret. “Jangan ambil gambar saya, apa-apaan kalian ini,” kesalnya.

Tiga tersangka dibawa ke Rutan Bima menggunakan dua mobil Avanza Nomor Polisi EA 1989 Y dan EA 1990 Y pukul 16.00 Wita. Mobil pertama membawa Sulhan dan Toto, sedangkan mobil kedua membawa Jaharudin.

Di Kejaksaan Sulhan dan Toto terlihat didampingi istri masing-masing. Istri Jaharudin tidak terlihat. Sebelum dibawa ke Rutan, tiga tersangka dibawa ke Klinik Sari Farma untuk pemeriksaan kesehatan sekitar pukul 13.00 Wita. “Kurang lebih dua jam diperiksa, tiga tersangka sehat,” kata Indra.

[act1]

Related

Hukrim 2961259625248601535

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item