Orangtua Korban Minta Penculik Anak Dihukum Berat

  ilustrasi Aktualita.info , BIMA – Orangtua korban penculikan, Gun, meminta oknum warga Desa Teke Kabupaten Bima, penculik anak SD ya...

 
Orangtua Korban Minta Penculik Anak Dihukum Berat
ilustrasi

Aktualita.info, BIMA – Orangtua korban penculikan, Gun, meminta oknum warga Desa Teke Kabupaten Bima, penculik anak SD yang ditangkap Polisi dihukum berat (baca: Polisi Tembak Penculik Anak SD). Menurutnya, perbuatan oknum sudah di luar batas kemanusian. “Perbuatan pelaku tidak bisa ditolerir. Bagaimana perasaan kita kalau anak ditelantarkan di tengah hutan dan didzolimi,” katanya.

Gun mengaku anaknya yang masih ingusan itu nyaris menjadi korban pemerkosaan pelaku. Namun untung anaknya berhasil berteriak dan melawan Oknum hingga ditinggalkan begitu saja. “Anak saya trauma, sekarang memilih diam di rumah dan tidak mau lagi bermain dengan teman-temannya,” ujarnya.

Diceritakan, berdasarkan pengakuan anaknya, pelaku menyamar sebagai ojek suruhan ibunya untuk menjemput saat pulang sekolah. Pada korban pelaku mengatakan bahwa ibu korban sedang tamasyah di pantai Kalaki. “Anak saya pun dibawa ke pantai Kalaki,” ungkapnya.

Setelah beberapa saat di pantai kalaki, korban dibawa kembali ke Kota Bima. Namun tidak ke rumahnya di lingkung Sarata, Kota Bima. Melainkan dibawa ke hutan jati, tidak jauh dari tempat pembuangan sampah, jalan lintas Desa Ntonggu, Kabupaten Bima. “Di jalanan yang sepi itulah pelaku merampas perhiasan dan pakaian anak saya,” jelas Gun.

Gun mengapresiasi aparat Kepolisian yang telah menangkap pelaku. Ganjaran yang setimpal atas perbuatanya, kata Gun, pelaku harus dihukum seberat-beratnya. “Anak saya bilang benar dia pelakunya. Saya minta pelaku dihukum seberat-beratnya,” pinta Gun usai mengecek kebenaran pelaku yang ditangkap bersama anaknya di RSUD Bima.

[yudha]

Related

Ragam 7639756240745117988

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item