Pemerintah Didesak Damaikan Konflik Warga Sai dan Lia

  ilustrasi Aktualita.info, BIMA – Bentrokan antarwarga Dusun Lia dan Desa Sai, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, Sabtu (23.8) l...

 
Bentrokan Warga di Soromandi, Pemerintah harus Turun Tangan
ilustrasi
Aktualita.info, BIMA – Bentrokan antarwarga Dusun Lia dan Desa Sai, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, Sabtu (23.8) lalu, diatensi Anggota DPRD Kabupaten Bima, Drs H Mustahid H Kako. Mustahid mendesak Pemkab Bima, segera turun tangan mendamaikan warga dua desa tersebut. “Kami sesali konflik ini terjadi. Pemkab harus cepat menyelesaikan persoalannya,” katanya.

Menurut Mustahid warga dua desa yang terlibat konflik merupakan satu rumpun warga Donggo. Hanya secara geografis yang membedakan, karena terjadi pemekaran wilayah menjadi Kecamatan Soromandi dan Kecamatan Donggo. 

“Tapi esensinya hanya pemekaran administrasi saja. Donggo dan Soromandi tidak pernah dimekarkan secara budaya dan kultur,” terangnya di DPRD Kabupaten Bima, Senin (25/8). 

Dijelaskan, sejak zaman dahulu hingga sekarang, tidak banyak yang berubah dengan masyarakat Donggo dan Soromandi. Kendati sudah dimekarkan secara geografi. 

Orang-orang tua dahulu dan sekarang, selalu mengajarkan tentang kebersamaan dan saling menghargai satu sama lain. ”Saat inipun, masih banyak orang tua yang masih menjadi tokoh adat. Mereka sangat dihormati dan dihargai setiap perkataannya. Tidak ada yang berubah sebenarnya,” kata politisi PKB Kabupaten Bima itu. 

Pemkab Bima, harus merangkul seluruh tokoh adat dan tokoh agama di wilayah setempat. Kepala Desa, Camat dan aparat Kepolisian, menurut Mustahid, harus duduk bersama guna mengurai benang merah permasalahan tersebut. 

”Tidak ada upaya lain selain duduk bersama dan membicarakan kedamaian sehingga ada solusi yang terbaik untuk kedua kubu itu,” tandasnya. 

Jika ada yang meninggal dalam bentrokan itu, diserahkan saja pada aparat Kepolisian untuk memperoses secara hukum. “Caranya kita harus bersama-sama mengupayakan perdamaian,” katanya. 

[act1]

Related

Hukrim 1792195071175320710

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item