Sweeping di Wilayah Bentrok, Polisi Amankan Puluhan Sajam dan Anak-anak Pembawa Panah

Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra memberikan pengarahan pada tim gabungan sebelum operasi dilaksanakan. Aktualita, Kota Bima - Pu...

Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra memberikan pengarahan pada tim gabungan sebelum operasi dilaksanakan.

Aktualita, Kota Bima - Puluhan panah dan sejumlah anak-anak yang kedapatan membawanya diamankan tim gabungan Polres Bima Kota dalam giat sweeping senjata tajam (Sajam) di wilayah Kelurahan Melayu, Kecamatan Asakota, Kota Bima, Rabu (6/4) malam. 

Wilayah setempat, sebelumnya terjadi bentrokan antarkelompok anak muda menggunakan Sajam seperti anak panah.

Sweeping Sajam ini dimulai pukul 21.30 Wita. Pantauan wartawan, tim gabungan Polres Bima Kota dipimpin langsung Kapolres AKBP Henry Novika Chandra, menyisir sejumlah tempat hingga ke lorong perkampungan warga di RT 11, 12, 13,14 dan 15.

Tidak hanya itu, setiap perempatan jalan raya dan gang dijaga ketat petugas. Setiap pengemudi kendaraan yang melintas, terutama sepeda motor diperiksa. Beberapa diantaranya kedapatan membawa anak panah dan minuman keras jenis sofi.

Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra mengatakan, rajia Sajam malam ini dilaksanakan guna menciptakan Kamtibmas di tengah suasana ramadan. Masyarakat sangat resah dengan merebaknya aksi pemanahan yang akhir-akhir ini kerap terjadi di sejumlah wilayah.

Apalagi, kata dia, beberapa hari lalu di Kelurahan Melayu terjadi bentrokan antarkelompok anak muda menggunakan anak panah dan jenis Sajam lainnya. 

"Aksi brutal ataupun kejadian-kejadian seperti ini, tentunya sangat meresahkan masyarakat, apalagi dalam suasana bulan ramadan," tandas Henry.

Polri sebagai institusi pengayom, pelayan dan pelindung masyarakat, tegas dia, akan intens melakukan operasi penertiban demi memberi rasa aman masyarakat. 

"Para pelaku kejahatan ini tidak akan kami tolerir. Sampai ke lubang semutpun, akan kami kejar," tegasnya.

Pengganti AKBP Haryo Tejo Wicaksono ini, meminta peran serta tokoh masayarakat dan tokoh agama agar selalu memberikan pemahaman pada warganya untuk tidak melakukan perbuatan yang meresahkan. Pada anak-anak muda diimbau agar menghentikan aksi yang dapat memicu gesekan antarwarga, seperti memanah orang di jalanan.

"Jika tidak dihentikan, maka mereka akan berhadapan dengan Polres Bima Kota," tegasnya lagi.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan Polres Bima Kota masih menyisir sejumlah tempat dan memeriksa warga pengendara yang melintas di sejumlah perempatan jalan kelurahan setempat.

Dua anak di bawah umur yang kedapatan membawa busur dan anak panah.

Selain sejumlah anak panah dan Miras, tim gabungan mengamankan sejumlah anak-anak di bawah umur yang kedapatan membawa busur dan anak panah. Sejumlah sepeda motor pun ikut diamankan. 

[akt.01]

Related

Hukrim 4437401743021242364

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item