Seabrek Bantuan Sosial dan Pekerjaan Fisik dari Dae Pawan Untuk Monggonao pada Reses Masa Sidang II Tahun 2022

Reses Ketua DPRD Kota Bima, Alfian Indra Wirawan, di Lingkungan Karara dan Lewiroa Kelurahan Monggonao.  AKTUALITA, Kota Bima - Ratusan warg...


Reses Ketua DPRD Kota Bima, Alfian Indra Wirawan, di Lingkungan Karara dan Lewiroa Kelurahan Monggonao. 

AKTUALITA, Kota Bima - Ratusan warga Kelurahan Monggonao, Kecamatan Mpunda antusias menyambut kegiatan Reses Ketua DPRD Kota Bima, Alfian Indra Wirawan. Reses kesekian kalinya politisi Partai Golkar pada masa Sidang II Tahun 2022 di Dapil Kecamatan Rasanae Barat dan Mpunda ini, berpusat di RT 03 RW 06 Lingkungan Karara, Sabtu (12/2) sore.

Pada reses kali ini di lingkungan setempat, wakil rakyat tiga periode yang akrab disapa Dae Pawan, membawa angin segar bagi masyarakat Kelurahan Monggonao, khususnya Lingkungan Karara dan Lingkungan Lewiroa. Seabrek pekerjaan fisik dan bantuan sosial untuk masyarakat dan lingkungan setempat, dipastikan terealisasi. Hal itu sesuai aspirasi masyarakat pada kegiatan reses yang digelar sebelumnya.

Diantaranya, pekerjaan drainase, talud dan penerangan (lampu) tempat pemakaman umum. "Semuanya dikerjakan tahun ini," sebut Dae Pawan.

Sementara untuk kegiatan non fisik berupa bantuan, Dae Pawan telah memberikan anggaran untuk pembangunan Muhsala Al Muhajirin di RT 03 sebesar Rp100 juta. "Melalui reses ini, mushala dan masjid yang tidak mendapat bantuan pemerintah, Insyaallah kita masukan di tahun 2023," katanya.

Selanjutnya untuk bantuan usaha bakulan dan usaha mandiri, diupayakan juga terakomodir tahun 2023. "Saya inginkan bagaimana usaha bakulan warga berjalan walaupun saya bantu dengan bantuan pribadi," ujarnya.

Ketua Umum partai kuning berlambang pohon beringin itu juga mengaku tidak melihat usulan warga terkait pemagaran Kompleks Pemakaman Umum. Padahal itu kegiatan fisik yang penting dilakukan. "Pemagaran kuburan karara saya melihat tidak ada permintaan dari warga. Tapi Insyaallah, dari reses ini saya mengikrarkan tahun 2023 bisa kita selesaikan plus pembuatan tangga," tuturnya.

Dae Pawan menginginkan agar usulan masyarakat pada Musrenbang kelurahan terintegrasi dengan program pemerintah (Pemkot dan DPRD). Sehingga dapat selaras dan terakomodir. "Ada keinginan kami dengan Pemkot agar usulan masyarakat di Musrenbang terintegrasi dengan kita," tandasnya.

Dae Pawan juga menyampaikan terkait Jalan Sukun di Kelurahan Monggonao yang sudah tidak layak sebagai jalan alternatif. Kata dia, jalan tersebut perlu dihotmix dan diperlebar.

"Jalan Sukun ini bagaimana bisa dihotmix lagi. Mudah-mudahan tahun ini bisa dilaksanakan. Jalan Sukun ini sudah tidak layak sebagai jalan alternatif. Kelihatannya sudah sangat sempit dan berlubang," ungkapnya.

Dae Pawan menambahkan, apasaja yang diusulkan warga akan dimasukan untuk diwujudkan pada tahun 2023. Bahkan, untuk Kelurahan Monggonao akan dialokasikan anggaran sebesar Rp1,5 miliar agar geliat pembangunan, sosial budaya dan ekonomi berjalan dengan baik. "Anggaran tersebut pasti saya arahkan untuk Kelurahan Monggonao. Sehingga hal hal yang terkait fisik, sosial, keagamaan, ekonomi dan lainnya bisa berjalan. Kesempatan saya di DPRD masih 2,5 tahun sehingga masih banyak yang bisa saya perbuat untuk Kelurahan Monggonao," katanya.

Reses yang turut dihadiri Lurah Monggonao, para Ketua RT dan RW tersebut berlangsung hangat dalam suasana kekeluargaan. Masyarakat terlihat antusias menyampaikan usulan dan harapannya.

Beberapa masukan dan usulan tambahan yang disampaikan masyarakat yakni, pelebaran jalan samping SDN 61 Karara, pembukaan jalan penghubung RT 04 dan 05 tembus Jalan Gajah Mada, dan bantuan untuk mendukung kegiatan pemuda melalui Karang Taruna.

Menanggapi itu, Dae Pawan akan berusah sekuat tenaga guna mewujudkannya. "Untuk pemuda Karang Taruna, bantuannya tidak perlu masuk program. Tetapi melalui pribadi saja. Gudang penyimpanan peralatan galian kubur sudah lama tidak diperbaiki. Saya akan bantu siapkan bahan-bahannya," kata dia.

"Tahun ini saya sudah masukan program pemasangan lampu kuburan dengan anggaran Rp175 juta. Semua kuburan nanti akan terang. Bulan Maret atau April mulai pekerjaannya," katanya lagi. 

"Saya berharap pemuda Karang Taruna ada niat untuk bekerja sungguh-sungguh. Jangan sampai kita adakan alat-alat perbengkelan tapi tidak jalan. Yang penting niat. Mau bekerja mari kita sama-sama mewujudkannya," Dae Pawan menambahkan.

Di akhir kegiatan reses, Dae Pawan menyerahkan bantuan karpet untuk Masjid Nurul Huda Karara. Dia juga menyumbang terop untuk mendukung kegiatan-kegiatan masyarakat setempat.

Lurah Monggonao, Budi Ansari mengapresiasi kegiatan reses Dae Pawan yang datang membawa berbagai program untuk masyarakat, khususnya Lingkungan Karara dan Lewiroa. "Atas nama lurah dan masyarakat Monggonao, khususnya Lingkungan Karara dan Lewiroa, saya menyampaikan terimakasih atas kedatangan reses Dae Pawan," ucapnya.

Alfian Indra Wiriawan menyerahkan bantuan karpet untuk Masjid Nurul Huda Karara.


[akt.01]


Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item