Pasien Positif Covid-19 di Kota Bima, Diduga Terpapar oleh Suami

Ilustrasi coronavirus [google] AKTUALITA.INFO, KOTA BIMA - Pasien yang dinyatakan positif Covid-19 di Kota Bima, diperkirakan tertular ...

Ilustrasi coronavirus [google]

AKTUALITA.INFO, KOTA BIMA - Pasien yang dinyatakan positif Covid-19 di Kota Bima, diperkirakan tertular sepulang suaminya dari zona merah.

Ibu rumah tangga yang berinisial Z adalah pasien pertama yang positif corona di Kota Bima. Hasil laboratorium pasien itu telah keluar Selasa malam dan dinyatakan positif.

Perempuan ini merupakan warga Kecamatan Mpunda, dan saat ini tengah menjalani isolasi di RSUD Bima.

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Tim Gugus Tugas Percepatan Pennganan Covid-19 Kota Bima, pasien 01 tersebut kuat dugaan terpapar oleh suami yang pulang dari kegiatan Ijtima Ulama Dunia di Kabupateh Gowa, beberapa waktu lalu.

"Dugaan awal kita pasien nomor 1 ini tertular dari suaminya yang merupakan klaster Gowa," ujar Kabag Humas Pemkot Bima, Abdul Malik kepada wartawan, Rabu (15/4).

Suami pasien berinisial MR itu, kata Malik, sempat mengikuti rapid tes dan dinyatakan positif. Namun setelah dilakukan tes swab, hasilnya dinyatakan negatif.

"Kasus ini adalah hal baru yang kita temukan. Dari hasil tes awal, suaminya ini reaktif. Tapi fakta yang terjadi, yang bersangkutan negatif. Nah, apakah imun tubuhnya lebih kuat dari istrinya atau dia sudah melewati masa inkubasi, ini perlu kita dalami," ujarnya

Pasien Z diketahui tak memiliki riwayat perjalanan di daerah terinfeksi corona. Namun, ia memiliki kontak erat dengan suaminya, MR yang diketahui memiliki riwayat perjalanan di wilayah zona merah Covid-19, yakni Sulawesi Selatan.

Karena hasilnya positif, suami pasien bersedia dijemput tim medis untuk dilakukan karantina ditempat khusus yang disediakan Pemkot Bima, yakni pantai Lawata. Sementara beberapa anaknya terpaksa di isolasi dalam rumah untuk memastikan kondisi kesehatan mereka.

Saat ini tim gugus tugas penanganan sedang berupaya menelusuri orang-orang yang diduga melakukan kontak dekat dengan pasien yang terjangkit. Pasien nomor satu ini belakangan diketahui memiliki jejak kontak langsung dengan pedagang keliling.

Selain itu, tim juga menelusuri terhadap siapapun yang diketahui pernah kontak dengan suami pasien. Sebab, yang bersangkutan pernah berkontak langsung dengan orang-orang saat mengikuti salat berjamaah di dua masjid di Kota Bima.

"Kita ingin memastikan rangkaian penyebaran pasien nomor satu termasuk suaminya ini harus diputus, dengan menelusuri jejak kontak orang-orang yang memiliki kontak dekat dengan dua orang ini," pungkas Malik.

[akt.01]

Related

Sudut Pandang 9137023621871337096

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

Comments

Recent

item