Eliminir Selbak, Pemkab Bima Canangkan Program Gerakan Pesantren Sehari

Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, menyampaikan sambutan saat pencanangan GPS di Masjid Al-Amin. [akt/ist] AKTUALITA.INFO , Bim...

Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, menyampaikan sambutan saat pencanangan GPS di Masjid Al-Amin. [akt/ist]

AKTUALITA.INFO, Bima – Pemerintah Kabupaten Bima mencanangkan Gerakan Pesantren Sehari (GPS) serentak pada masing-masing masjid di 18 kecamatan se-Kabupaten Bima.

Pencanangan GPS dilakukan oleh Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, di masjid Al-Amin Desa Rato, Kecamatan Bolo. “Hari ini kita berkumpul di masjid Al-Amin menjadi sejarah dalam perjalanan Pemerintahan Kabupaten Bima, karena sebuah gerakan bersama dalam rangka mewujudkan aspek religius sesuai visi saya dan Bapak Wakil Bupati Bima, yaitu terwujudnya Kabupaten Bima yang RAMAH dilaksanakan melalui pencanangan Program Pesantren Sehari sesuai amanat Peraturan Bupati Bima Nomor 25 Tahun 2017,” kata Bupati Bima, Rabu, 17 Januari 2018.

Dijelaskan, GPS dihajatkan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk aktif dalam menjalankan kewajiban sebagimana yang telah disyariatkan serta untuk memantapkan, meningkatkan dan memperdalam pemahaman nilai-nilai Al Quran dan Al Hadist. “Dengan langkah ini, diharapkan akan terbentuk generasi cerdas, berilmu, teguh beriman, terampil dan berakhlak mulia di masa yang akan datang,” ucapnya.

Dikatakannya, Program GPS dilaksanakan di seluruh kecamatan di Kabupaten Bima. Pihaknya telah mengerahkan seluruh kepala OPD untuk mencanangkannya. Sasaran utama dari pelaksanaan program GPS adalah masyarakat dan peserta didik mulai dari tingkat SD hingga perguruan tinggi.

Pelaksanaan GPS di masyarakat dilaksanakan di masjid dan mushalla yang ada di seluruh desa, sedangkan lingkungan pendidikan dilaksanakan disetiap sekolah, pondok pesantren dan kampus-kampus. “Tujuan akhir yang menjadi cita-cita kita bersama melalui program GPS ini adalah terwujudnya perubahan perilaku masyarakat menuju masyarakat yang agamais dengan mengedepankan nilai religius dalam kehidupan masyarakat sesuai Visi Kabupaten Bima RAMAH,” jelas bupati.

Sementara itu, Wakil Bupati Bima, Drs. Dahlan M. Noer, M.Pd., mengatakan GPS tersebut merupakan realisasi dari Religius salahsatu item dari visi Bima RAMAH dalam rangka membentuk SDM yang islami dan tidak jauh dari pemahaman agama.

Karena menurutnya, kasus tindak kriminal salahsatunya aksi pembacokan yang kerap terjadi selama ini di wilayah Kabupaten Bima, lantaran kurangnya kesadaran nilai-nilai keislaman. “Di desa ini ada pembacokan maupun di acara-acara hiburan yang sering didengar aksi pembacokan,” katanya saat pencanangan GPS di Masjid Al-Munawarrah Kecamatan Sape.

Dahlan sendiri mengaku sangat prihatin dengan maraknya aksi yang dia istilahkan “Senggol Langsung Bacok (Selbak)” tersebut. Hanya karena persoalan sepele yang sebenarnya bisa diselesaikan dengan baik. “Senggol sedikit sudah Selbak. Jadi Selbak ini saya istilahkan, senggol langsung bacok. Kita harapkan GPS ini mampu mengeleminir aksi pembacokan,” katanya.

Diakuinya, gerakan tersebut selain melibatkan seluruh masyarakat, tokoh agama, pemuda, higga aparatur pemerintah. Juga melibatkan para pelajar agar dapat memahami nilai-nilai keislaman sejak dini. “Kita berharap semua pihak mendukung GPS ini bersama. Biar Bima tidak lagi dianggap daerah rawan dan masyarakatnya bisa hidup aman dan damai,” pungkasnya.

[aktualita.04]

Related

Sosbud 3465181196367467480

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

SELAMAT IDUL FITRI 1445 H

Comments

Recent

item