20 Ekor Lobster Hasil Penahanan, Dilepasliarkan di Teluk Bima

Peugas SKIPM Kelas II Bima dan Kepolisian KP3 Udara melepas lobster hasil penahanan di teluk Bima. [ist*] AKTUALITA.INFO , Bima – Sej...

Peugas SKIPM Kelas II Bima dan Kepolisian KP3 Udara melepas lobster hasil penahanan di teluk Bima. [ist*]

AKTUALITA.INFO, Bima – Sejumlah pegawai Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu Dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas II Bima bersama Kepolisian KP3 Udara melepasliarkan lobster di bawah ukuran 200 gram dan bertelur sebanyak 20 ekor di Teluk Bima, Nusa Tenggara Barat, Kamis, 23 Februari 2017.

Lobster di bawah ukuran dan bertelur ini di peroleh dari penahanan oleh petugas SKIPM Kelas II Bima saat melakukan pemeriksaan ulang terhadap lobster-lobster yang akan dilalulintaskan oleh para pengguna jasa melalui Bandar Udara Sultan M. Salahuddin Bima dengan tujuan Denpasar – Bali.

Kepala SKIPM kelas II Bima, Arsal, S.St.Pi, M.P, mengatakan, Lobster berukuran di bawah 200 gram dan bertelur ini dilarang pengeluarannya berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan Dan Perikanan Nomor 56 PERMEN-KP tahun 2016 tentang Larangan Penangkapan dan Pengeluaran Lobster KEPITING dan Rajungan dari Wilayah Negara Republik Indonesia.

Pihakanya selama ini berulang kali melakukan kegiatan sosialisasi kepada para pengguna jasa, pengepul lobster dan nelayan lobster. Untuk terus menjaga kelestarian lobster dan tidak menangkap maupun memperdagangkan di bawah ukuran 200 gram dan bertelur. “Tujuannya agar sumber daya lobster terus berkelanjutan di masa yang akan datang,” katanya.

Namun seiring kebutuhan dan kepentingan ekonomi masih saja terjadi kegiatan penangkapan atau memperdagangkan lobster berukuran di bawah 200 gram dan bertelur oleh para pelaku usaha yang tidak bertanggungjawab. “Dengan kegiatan penahanan ini diharapkan dapat memberikan efek jera kepada para pelaku usaha agar tidak melakukan pelanggaran yang sama,” pungkasnya Arsal.

[dien]

Related

Ragam 7675774393460730057

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item