ini Nasehat Putra Abu Bakar Ba'asyir saat Ceramah di Masjid Khusnul Khotimah Kota Bima

Ustad Abdurrahim Ba'asyir saat memberikan ceramah keagamaan di Masjid Khusnul Khotimah, Melayu Kota Bima. [yani] AKTUALITA.INFO , K...

Ustad Abdurrahim Ba'asyir saat memberikan ceramah keagamaan di Masjid Khusnul Khotimah, Melayu Kota Bima. [yani]
AKTUALITA.INFO, Kota Bima – Ustad Abdurrahim Ba'asyir, Sabtu, 10 September 2016, memberikan ceramah keagamaan (taushiyah/nasehat) kepada para jama'ah di Masjid Khusnul Khotimah, Kelurahan Melayu, Kecamatan Asakota, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, selepas shalat Magrib.

Kehadiran putra Ustad Abu Bakar Ba'asyir itu atas undangan dari Jama'ah Ansharu Syariah (JAS) Wilayah Nusa Tenggara (Nusra), yang diketuai Ustad Abdul Hakim.


Mengawali taushiyahnya, Ustad Abdurrahim menekankan dengan Dinul Islam, telah membangun masyarakat dengan kemuliaan. "Kalau membangun masyarakat tanpa dengan Islam maka akan merugi," ujar dia.

Dikatakannya, fakta yang terjadi sekarang dimana musuh-musuh Islam bisa menguasai Islam karena runtuhnya ukhuwah dan mahabbah atau kecintaan terhadap sesama Islam. Kalau kedua hal tersebut tidak dibangun kembali dan tidak dibentuk dalam satu tubuh orang yang beriman, maka kehancuran akan menimpa kaum Muslimin.

Ia pun mengingatkan kaum Muslimin untuk menyadari pentingnya kedua nilai yang diterangkan tersebut. Kemudian Ia menegaskan "Kalau manusia tidak memiliki cinta kepada Allah SWT, maka dia lebih buruk dari pada hewan". Mengapa demikian, karena kesempurnaannya dari mahluk lainnya, seraya mengutip Surat At Tin, ayat 4 sampai 6.

Menurut Ustad Abdurrahim, saat ini orang-orang yang mengingkari kebenaran telah menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek). Karena tidak memiliki Iman kepada Allah, maka dengan Iptek tersebut mereka berbuat maksiat dan kemungkaran di muka bumi. Ustad dari Solo itupun mengutip Surat Ar Rum ayat 41 tentang kerusakan dimuka bumi atas ulah tangan manusia.

Sebelum mengakhiri taushiyahnya, Ustad Abdurrahim mengatakan satu hal sekarang ini yang sangat serius dan sangat meresahkan kaum Muslimin. Dimana para orang tua perlu mewaspadainya yaitu lesbian, gay, biseksual dan trans gender atau LGBT. "Ini sudah menjadi wabah yang meluas dan telah merusak generasi," katanya.

Hal tersebut menurut dia, berawal dari tidak adanya upaya serius dari masyarakat dan pemerintah. Karena tidak ada upaya serius untuk menghentikannya, mereka (LGBT, red) sudah tidak segan membuat kriminlitas seperti membunuh dan berbuat keji.

“Apa kemudian yang ditunggu, kalau bukan ber Amar Ma'ruf Nahi Munkar. Jangan sampai kita terkena azab seperti pada zaman Nabi Luth," Ustad Abdurrahim mengingatkan.

Oleh sebab itu, ajak dia, mari kita membangun dua nilai di atas. Namun sebelumnya harus membangun kecintaan kepada Allah SWT. "Orang yang beriman kecintaannya yang paling dalam hanya kepada Allah. Marilah kita instropeksi diri kita masing-masing, apakah sudah baik kecintaan dan keimanan kita kepada Allah," pungkasnya.

[yani]

Related

Sudut Pandang 2712411503995365707

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item