Tanggulangi Pernikahan Usia Dini, BPPKB Bima Siapkan Program PIKR

AKTUALITA.INFO , BIMA – Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Bima, saat ini menyiapkan program penanggulan...

AKTUALITA.INFO, BIMA – Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Bima, saat ini menyiapkan program penanggulangan pernikahan usia dini. Salahsatunya yakni Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIKR).

Sri Kartika Sari
Kepala Bidang Perencanaan Keluarga Berencana (PKB) BPPKB Kabupaten Bima, Sri Kartika Sari, menjelaskan PIKR diklasifikasi menjadi dua bagian. Yakni PIKR melalui pendidikan (SMP dan SMA) dan PIKR melalui jalur swasta yang melibatkan masyarakat. "Jadi, ada dua jalur PIKR yaitu jalur pendidikan dan jalur swasta," ujarnya pada aktualita.info, Senin (13/6).

Sri menuturkan, PIKR merupakan salahsatu langkah positif program PKB BPPKB Kabupaten Bima untuk menanggulangi pernikahan usia dini, mengingat kasusnya hingga saat ini mencapai 61 persen. "Untuk menanggulangi tingginya potensi pernikahan usia dini, diperlukan kegiatan penyuluhan," katanya.

Adapun penyuluhan yang dilakukan PIKR, terang Sri, antara lain melakukan penyuluhan tentang bahaya Narkoba dan HIV/AIDS, penyuluhan kesehatan reproduksi, penyuluhan tentang pendewasaan usia perkawinan, dan penyuluhan program delapan fungsi keluarga. "Selain penyuluhan, lomba pidato dan cerdas-cermat merupakan salahsatu kegiatan untuk memberi motivasi agar siswa lebih aktif," katanya.

Sri menjelaskan, program inti BPPKB Kabupaten Bima dengan slogan dua anak sudah cukup, adalah untuk menanggulangi dan menekan laju pertumbuhan penduduk. Sementara bidang yang lain seperti Bidang Perlindungan Anak, kata dia, tanggungjawabnya membidangi anak usia 0-18 tahun. "Kami sudah bentuk Tim Keluarga Berencana Keliling (TKBK). Mulai dari TKBK tingkat desa, TKBK tingkat kecamatan, dan TKBK tingkat kabupaten," jelasnya.

Ia menambahkan, program penanggulangan pernikahan usia dini dapat meminimalisasi kemiskinan, pengangguran, angka kematian ibu dan angka kematian anak. Sri berharap Pemerintah Kabupaten Bima berkomitmen dan serius menyukseskan program KB. Diharapkan juga dukungan dari tokoh masyarakat, tokoh agama, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). "Kesadaran dan keseriusan pemerintah dan dukungan dari masyarakat sangat membantu untuk menyukseskan Program KB, dua anak sudah cukup," pungkasnya.

[moen]

Related

Pemerintahan 7467168334501728844

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item