Penyidik Pastikan Tersangka K2 Dompu Ditetapkan Setelah SPTJM Asli Disita

Ilustrasi Skandal CPNS AKTUALITA.INFO , DOMPU - Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Kepolisian Resort (Polres) Dompu, Nusa...

Ilustrasi Skandal CPNS
AKTUALITA.INFO, DOMPU - Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Kepolisian Resort (Polres) Dompu, Nusa Tenggara Barat, Ajun Komisaris Priyo Suhartono SIK, memastikan penetapan tersangka kasus dugaan korupsi perekrutan CPNS Kategori Dua (K2) melalui jalur honorer Daaerah Kabupaten Dompu. "Penetapan tersangka bisa langsung dilakukan setelah dokumen SPTJM yang asli disita oleh Penyidik," ujarnya di Mapolres Dompu, Selasa 31 Mei 2016.

Dalam menangani kasus K2, kata Priyo, penyidik tidak ingin terkecoh atau salah dalam melangkah. Untuk itu pihaknya harus menyita dokumen Surat Pertanggung Jawaban Mutlak (SPTJM) yang asli, baru kemudian tersangka ditetapkan. “Kalau dokumen SPTJM hasil copyan yang disita atau yang sudah kami dapatkan, maka dikhawatirkan akan mengganggu proses yang ada,” katanya.

Perihal penyitaan dokumen dimaksud, lanjut Priyo, pasca-pemeriksaan saksi ahli di Denpasar kemarin, penyidik langsung melayangkan surat untuk meminta dokumen asli SPTJM tersebut. "Permohonan dokumen SPTJM ke BKN Regional X Denpasar-Bali sudah kami kirim kemarin," akunya.

Jika permintaan dokumen itu tidak diindahkan, maka penyidik akan mengupayakan dengan cara ‘jemput bola’. Kepastian bahwa dokumen asli SPTJM ada di BKN Denpasar, menurut Priyo, pihak BKN sudah memperlihatkan sampelnya kemarin. "Dokumen SPTJM asli ada di BKN Denpasar, dan mereka memberikan sampel untuk diperiksa," terangnya.

Priyo mengisyaratkan, bahwa yang bakal menjadi tersangka kasus K2 Dompu adalah yang yang paling bertanggung jawab atas berjalannya proses K2. "Nah, yang jelas disini TSK untuk kasus K2 yakni yang paling pertama, yang paling bertanggung jawab atas berjalannya proses K2 ini," ulas Priyo.

Ditanya apakah yang dimaksud adalah yang menandatangani dokumen SPTJM yakni Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), Priyo menampik halus. "Wallahualam, belum tau saya," tampiknya. "Makanya saya bilang, berkasnya yang asli dulu ada di saya baru kita spekulasi," ujar Priyo.

[yani]

Related

Hukrim 5548562317063262618

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item