Demo Anggaran Dana Desa, Warga Tekasire Blokir Jalan

Demonstrasi warga Desa Tekasire di Jalan Lintas Bima-Sumbawa. Foto: yani AKTUALITA.INFO, DOMPU – Sejumlah warga Desa Tekasire, Kecamata...

Demonstrasi warga Desa Tekasire di Jalan Lintas Bima-Sumbawa. Foto: yani
AKTUALITA.INFO, DOMPU – Sejumlah warga Desa Tekasire, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, melakukan demonstrasi dan blokir jalan negara lintas Bima-Sumbawa, Selasa pagi (22/03). Blokir jalan dilakukan dengan membakar ban bekas, kayu, bambu dan pos siskamling. Selain itu, warga juga membakar replika keranda mayat yang mereka buat. Akibat pemblokiran jalan negara itu, lalu lintas kendaraan macet total.

Demonstrasi dilakukan lantaran warga tidak puas terhadap kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Dompu yang dinilai lamban dalam menuntaskan kasus dugaan korupsi alokasi dana desa (ADD) di Pemerintahan Desa Tekasire. Kasus dugaan korupsi tersebut, telah warga laporkan belum lama ini.

Koordinator aksi, Herdi, dalam orasinya mendesak Kejari Dompu untuk segera menuntaskan kasus dugaan korupsi yang dilaporkannya. "Kami minta kepastian hukum atas kasus tersebut, sebab oknum Kades dinilai lalai dalam menjalankan tugasnya," tegasnya.

Orator lainnya, Feri mengungkapkan, bahwa dari anggaran Desa Tekasire tahun 2014 senilai Rp200 juta dan Rp630 juta pada tahun 2015, sama sekali tidak ada kegiatan yang nampak dilakukan oleh pemerintah desa setempat. Ia mencontohkan, untuk pembanguna kantor desa saja, baru saat ini dikerjakan. “Itupun dikerjakan pasca dilakukannya aksi oleh masyarakat,” katanya.

Dalam aksi tersebut, warga berjanji tidak akan pernah berhenti melakukan pemblokiran jalan sebelum pihak Kejari Dompu turun secara langsung untuk melihat lebih dekat pengelolaan ADD di Pemdes Tekasire. "Aksi pemblokiran jalan ini sebagai bentuk kekecewaan warga Tekasire kepada pihak Kejari Dompu yang lamban menangani kasus ini," tandas Feri.

Kepala Kejari Dompu melalui Kepala Seksi Intelijen Heril Iswandi SH, menemui demonstran. Heril berjanji akan turun ke Desa Tekasire untuk mengecek langsung kebenaran laporan dugaan korupsi tersebut. "Kami akan turun ke lapangan untuk cek kebenaran laporan," janji Heril.

[yani]

Related

Hukrim 2029081372177804576

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

SELAMAT IDUL FITRI 1445 H

Comments

Recent

HUT 22 TAHUN KOTA BIMA

item