Ayah Korban Pemerkosaan Mengamuk, Ayah Pelaku Dibacok

Ilustrasi AKTUALITA.INFO, KOTA BIMA - Warga Lingkungan Busu Kelurahan Ntobo Kecamatan Raba Kota Bima, Jufrin (35 thn), mengamuk di ruma...


Ilustrasi
AKTUALITA.INFO, KOTA BIMA - Warga Lingkungan Busu Kelurahan Ntobo Kecamatan Raba Kota Bima, Jufrin (35 thn), mengamuk di rumah tetangganya sendiri, Adham (43 thn), Sabtu malam, 3 Oktober 2015. Petani asal Desa Hidi Rasa Kecamatan Wera Kabupaten Bima itu, mengamuk lantaran putrinya menjadi korban pemerkosaan yang diduga dilakukan oleh Kur alias One (15 thn), yang tidak lain putranya Adham.

Kronologis kejadiannya, Sabtu malam sekitar pukul 20.00 Wita, Jufri mendatangi kediaman korban (Adham) sambil membawa parang yang diselipkan dipinggang. Dengan maksud mencari anak korban (Kur alias One).

Tepat di depan rumah korban, Jufri berpapasan dengan korban dan menanyakan keberadaan Kur alias One. Korban pun menasehati dan menyarankan agar tidak usah ribut. “Dia (Jufrin) datang menanyakan mana si One. Saya bilang sudah tidak usah ribut-ribut karena tadi sudah kita selesaikan,” kata Adham.

Tidak terima dengan itu, Jufrin lantas mengamuk dan mencabut parang yang diselipkan dipinggang sebelah kiri, kemudian mengayunkan ke arah korban. Korban pun kaget dan berusaha menangkis hingga jari tangannya terluka. “Saya terluka dan langsung lari,” ujar Adham.

Tidak puas melampiaskan kemarahan terhadap Adham, Jufrin lantas masuk ke dalam rumah dan mencari Kur alias One. Namun One tidak ada, karena sudah diamankan di Mapolres Bima Kota sejak Kamis 1 Oktober 2015 lalu.

Bebarapa saat kemudian Jufrin bersama sebilah parang diamankan oleh anggota Polsek Rasanae Timur Polres Bima Kota dipimpin Kapolsek, IPTU Hasnun.

Jufri mengamuk dan membacok Adham karena tidak puas dengan kasus pemerkosaan yang menimpa putrinya pada Kamis, 1 Oktober 2015 lalu. Putri Jufri berinisial YT (6 thn), diduga diperkosa oleh Kur alias One. Dugaan pemerkosaan terhadap siswi kelas 2 SD terjadi di lingkungan Busu Kelurahan Ntobo, sekitar pukul16.00 Wita.

Kronologisnya, pelaku mendatangi rumah korban dengan alasan mengambil gabah untuk digiling. Saat itu nenek korban, Siti Rahma (53 thun) menyuruh korban untuk membantu membereskan gabah yang sedang dijemur, tapi korban menolak dengan alasan mau makan.

Melihat korban masuk ke dalam rumahnya, pelaku pun mengikuti masu ke dalam rumah. Pelaku kemudian menggendong korban dan membawanya ke kamar.

Setelah itu pelaku membuka celana dalam korban. Korban sempat ingin berteriak namun mulutnya disumpal pelaku. Beberapa saat kemudian nenek korban masuk ke dalam rumah dan melihat korban sedang tidur telentang di dalam kamar. Sementara pelaku saat itu sedang duduk di samping korban. Pelaku kemudian kabur dari rumah korban.

Kedua kasus tersebut, sedang ditangani secara intensif oleh jajaran Polres Bima Kota. Pelaku pemerkosa sudah diamakan sejak dua hari lalu hingga sekarang. Sejumlah saksi dalam kasus itu, sedang dilakukan pemeriksaan, demikian juga dengan pelakunya sendiri.

Sedangkan kasus pembacokan terhadap orangtua pelaku pemerkosa, jug a sedang diproses. Korban pembacokan sudah dilakukan visum di RSUD Bima. Dan, pelaku pembacokan pun sedang diamankan. “Kedua kasus itu sedang ditangani secara intensif,” ujar sumber kepolisian Polres Bima Kota.

[dien]

Related

Hukrim 8627894650475917317

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item