Cemburu, Istri Tewas Digorok Suami

ilustrasi Aktualita.info, DOMPU - Peristiwa sadis  menggegerkan masyarakat Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Seoran...

ilustrasi

Aktualita.info, DOMPU - Peristiwa sadis  menggegerkan masyarakat Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Seorang perempuan, diketahui tewas akibat dibunuh. Pelaku pembunuhan diidentifikasi  suaminya sendiri yang baru saja kembali (cuti) sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di negara Jiran-Malasyia. Cemburu karena istri selingkuh, diduga jadi pemicu pembunuhan itu.

Kalisom (23) warga Desa Cempi Jaya Kecamatan Hu’u Kabupaten Dompu-NTB, tewas mengenaskan dengan tubuh berlumur darah. Diduga korban dibunuh dengan pisau potong (cuter) hingga leher korban hampir putus.

Sementara, Ardiansyah (25) alias Manan pelaku pembunuhan itu, sempat berusaha bunuh diri dengan menusuk perutnya sendiri, setelah menghabiskan nyawa isterinya. Peristiwa yang menggegerkan masyarakat Hu’u tersebut terjadi pada Senin 6 April 2014, sekitar pukul 09.00 Wita, di kediaman korban, Desa Cempi Jaya.

Informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber di Kecamatan Hu’u, dalam kejadian itu korban sempat keluar rumah dan meminta tolong kepada warga meski dalam kondisi kritis. Namun pelaku terus beraksi dan langsung bertindak dengan menggorok leher korban hingga tewas di sekitar tangga rumah mereka. Ironisnya, anak perempuannya yang shock melihat peristiwa itu, hampir ikut dibunuh sang ayah. Beruntung saat kejadian, beberapa tetangga langsung menyelamatkan anak berusia delapan tahun itu.

Setelah melihat kondisi isteri sudah tak bernyawa, pelaku berusaha bunuh diri dengan menikam perutnya sendiri. Saat itu pelaku  roboh akibat banyak mengeluarkan darah. Hanya saja, pelaku selamat dari maut setelah aksinya diketahui sejumlah tetangga.

Setelah rangkaian kejadian selesai, kedua korban langsung dievakuasi oleh polisi dan warga. Keduannya dilarikan ke RSUD Dompu. Sementara pelaku yang masih dalam kondisi kritis, diberi pertolongan medis. Kemudian dirujuk untuk dirawat secara intensif di RSU Mataram-NTB.

Menurut Farid salah satu keluarga pelaku, dari Malasyia Manan pulang cuti sekaligus menjemput istrinya yang diketahui sudah berada di sebuah penampungan TKW di Jakarta. Isterinya itu rencananya akan diberangkatkan sebagai tenaga kerja wanita di Hongkong. Namun setelah kedua pasangan suami-isteri ini bertemu, mereka pun sepakat untuk kembali ke kampung. “Dua hari sebelum adanya kejadian, saya sempat bertemu dengan Ardiansyah (Manan). Bahkan saat bersalaman, saya guyon minta oleh-oleh dari Malaysia. Namun justeru dia menjawab sudah hangus,” kata Farid di RSUD Dompu.

Pihak Kepolisian belum memberikan keterangan terkait peristiwa itu. Dari informasi yang diperoleh, pemicu pembunuhan itu diduga persoalan prahara rumah tangga.

Pantauan langsung di wilayah kelahiran korban, RT17/RW005 Desa Bolo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, Senin sore, isak tangis keluarga dan warga masyarakat desa setempat mengiringi prosesi pemakaman korban di Tempat Pemakaman Umum Desa Bolo. Bupati Bima Drs H Syafrudin HM Nur M.Pd bersama beberapa kepala SKPD Bima, terlihat hadir dan menyampaikan duka cita mendalam atas kejadian yang menimpah korban.

[yadin]

Related

Headline 637973634880175177

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item