Festival Teluk Bima, Destinasi Wisata dan Kota Tepian Air

Aktualiata.info, KOTA BIMA - Potensi Teluk Bima benar-benar dilirik oleh Pemerintah Kota Bima. Festival Teluk Bima yang diselenggarak...



Aktualiata.info, KOTA BIMA - Potensi Teluk Bima benar-benar dilirik oleh Pemerintah Kota Bima. Festival Teluk Bima yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bima pada Minggu 22 Maret 2015, merupakan bentuk keseriusan pemerintah untuk menjadikan Teluk Bima sebagai destinasi wisata dan pilot projek program pengembangan Kota Tepian Air. (baca: Festival Teluk Bima)

Event Festival Teluk Bima diapresiasi Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bima. Event yang disaksikan ribuan pasang mata ini menginspirasi masyarakat untuk melestarikan kembali budaya dan tradisi 'ke-bima-an' yang mulai hilang tergerus zaman. "Event ini sangat menginspirasi. Kultur ke-Bima-an kita seperti kebersamaan memanfaatkan potensi teluk sangat terasa di sini," kata Ketua KNPI Kota Bima, Dzul Amirul Haq.

Dzul bersama sejumlah pengurus KNPI
Jalan sehat di Festival Teluk Bima. /yd
Kota Bima yang turut berpartisipasi menanam pohon, satu rangkaian dalam event Festival Teluk Bima tersebut, mengatakan visi Walikota Bima dalam memanfaatkan potensi Teluk Bima selaras dengan sejumlah program pembangunan daerah yang kini sedang dipacu. "Visi Walikota menciptakan Kota Tepian Air harus kita dukung, karena perhitungan ke depannya sangat menguntungkan. Festival Teluk Bima ini adalah program nyata Walikota untuk merelaisasikan itu" ujar Gus Irul, sapaan akrab Dzul Amirul Haq.

Menurut dia Teluk Bima berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dari sektor ekonomi pariwisata, dapat meningkatkan pendapatan. "Kalau sudah ditata dan dikelola dengan baik teluk ini, kita bisa menawarkan pada investor agar bisa dikembangkan lebih bagus lagi. Sehingga bisa menyerupai kota tepian air di Singapur," jelas Dzul. Dikatakannya, KNPI Kota Bima mendukung program pemerintah menjadikan Teluk Bima sebagai destinasi wisata dan kota tepian air. Program ini adalah terobosan pertama yang dilakukan kepala daerah se-NTB. "Walikota Bima adalah kepala daerah yang pertama dan berani memrogramkan kota tepian air," katanya.

Dzul menyarankan agar Pemerintah Kota Bima mengadakan Festival Teluk Bima setiap tahun. Tidak saja digelar di pantai Lawata, tetapi bergilir pada sejumlah tempat. Seperti di pantai Kolo Kecamatan Asakota dan Pantai Niu Kecamatan Rasanae Barat. "Bila perlu setiap eventnya mengundang sejumlah jurnalis luar daerah agar bisa mempromosikan secara luas potensi kita ini," saranya.

Perahu hias dan perahu dayung di Festival Teluk Bima. /yd
Festival Teluk Bima merupakan kegiatan yang digelar memeringati Hari Jadi Kota Bima pada 10 April 2015 mendatang. Diawali kegiatan jalan sehat dari Kantor Pemerintah Kota Bima hingga pantai Lawata. Di pantai Lawata sendiri digelar berbagai kegiatan, diantaranya lomba perahu hias, lomba dayung perahu, dan lomba renang.

[yudha]

Related

Sosbud 5253559559366541789

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item