Cari Penyebar Isu Formalin, Pedagang Jagung Geruduk Dikes Kota Bima

  Pedagang jagung di Dikes Kota Bima. /aktualita.info Aktualita.info, BIMA – Puluhan 50 pedagang jagung di Desa Panda Kecamatan Palibe...

 
Pedagang jagung di Dikes Kota Bima. /aktualita.info

Aktualita.info, BIMA – Puluhan 50 pedagang jagung di Desa Panda Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima menggeruduk Dinas Kesehata (Dikes) Kota Bima, Kamis 16 Oktober 2014. Pedagang jagung rebus dan jagung bakar kebanyakan ibu-ibu tersebut, mencari oknum pegawai kontrak berinisial Nv (baca: Diisukan Pakai Formalin, Omzet Penjualan Jagung Rebus Menurun Drastis).

Menurut pedagang jagung, Nv adalah biang usaha dagangan jagung mereka menurun drastis karena menyebar isu jagung berformalin. “Kami minta oknum bertanggungjawab dan ditindak tegas,” ujar koordinator warga penjual jagung, Muhammad Said.

Dikatakannya, isu jagung berformalin yang dijual di wilayah Panda yang disebar oknum melalui akun facebook, meresahkan. Pasalnya, isu tersebut berdampak pada matapencaharian warga Panda pedagang jagung. “Isu formalin yang disebarkan oknum merugikan kami,” kata Muhammad Said di Dikes Kota Bima, Kamis siang.

Para pedagang jagung ditemui Kepala Dikes Kota Bima, Azhari. Saat itu Azhari mengatakan pihak Dikes tidak terkait hal itu, karena tidak pernah mengeluarkan pernyataan jagung berformalin. “Mengenai hal ini kami tidak bertanggungjawab karena bukan pernyataan kami secara institusi,” katanya.

Dia mengembalikan masalah itu kepada para pedagang jagung, untuk dilaporkan secara hukum pada aparat penegak hukum agar bisa ditindaklanjuti. Setelah mendengar penjelasan Kepala Dikes Kota Bima, para pedagang jagung pun memahaminya. Mereka lantas kembali ke Desa Panda.

[yudha]

Related

Ragam 9169953335939109921

Posting Komentar Default Comments

Untuk dapat memberikan komentar, Anda harus menggunakan salah satu akun atau profile yang Anda miliki. Bila tidak ada, silahkan pilih sebagai "Anonymous"

emo-but-icon

JADWAL PEMBENTUKAN PANTARLIH

Comments

Recent

item